Lewati ke konten utama

TPNPB-OPM Klaim Panah Warga yang Diduga Intelijen di Dogiyai

Redaksi FPPenulis
16.08 WIT2 menit baca6 dibaca
IMG-20250812-WA0015
IMG-20250812-WA0015Foto / BERITA UTAMA
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Tentara Pembebasan Nasional Papua BaratOrganisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XI Odiyai Dogiyai mengklaim telah memanah seorang warga sipil yang mereka curigai sebagai intelijen di Dogiyai, Selasa (12/8).

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, dalam siaran persnya menyatakan manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari pasukan Kodap XI Odiyai Dogiyai yang bertanggung jawab atas aksi tersebut. Menurut laporan itu, peristiwa terjadi di Idakebo pada Senin (11/8) sekitar pukul 18.10 WIT.

“Korban mengalami luka panah di bagian bahu hingga tembus ke belakang. Kami siap bertanggung jawab,” ujarnya.

Sebby menyebut aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk serangan balasan atas insiden penembakan tiga pelajar oleh aparat keamanan di wilayah itu.

“Warga tersebut kami curigai sebagai intelijen militer pemerintah Indonesia karena berani memasuki wilayah operasi TPNPB Kodap XI Odiyai Dogiyai saat kami dalam kondisi siaga,” katanya.

TPNPB-OPM juga mengimbau masyarakat untuk tidak melintasi wilayah operasi mereka, khususnya jalur dari Nabire menuju Puncak Ilaga, demi menghindari risiko keselamatan.

Selain itu, Markas Pusat KOMNAS TPNPB menyerukan kepada aparat keamanan untuk menghentikan aksi penembakan terhadap warga sipil di Papua.

Mereka menegaskan, jika kekerasan terhadap warga sipil terus terjadi, pihaknya akan melakukan perlawanan.

“Kami sampaikan kepada aparat militer Indonesia di Dogiyai: hentikan penembakan dan pembunuhan terhadap orang pribumi,” tegas Sebby. (ron)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.