Lewati ke konten utama

Didukung Freeport, YPMAK Dorong Perluasan Pasar VCO dan Perkuat Kolaborasi dengan Pemkab Mimika

Redaksi FPPenulis
15.54 WIT2 menit baca30 dibaca
IMG-20250808-WA0013
IMG-20250808-WA0013Foto / YPMAK
Bagikan berita ini
Aa

Jakarta, fajarpapua.com – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Mimika.

Salah satu fokus utama saat ini adalah pengembangan produk minyak kelapa murni (Virgin Coconut Oil/VCO) yang dihasilkan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka, mengatakan pihaknya tengah membidik perluasan pasar untuk VCO, seiring dengan potensi besar yang dimiliki komoditas tersebut di Kabupaten Mimika.

Upaya itu menjadi bagian dari strategi yayasan dalam meningkatkan kelas UMKM agar mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

“Kami berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah bisa membuka akses pasar yang lebih luas, memperkuat promosi, dan mengangkat potensi-potensi lokal yang ada,” ujar Leonardus usai menghadiri acara Kolaborasi untuk Inklusi Ekonomi di Jakarta, Kamis (7/8).

Leonardus menambahkan, inisiatif pengembangan VCO ini didukung oleh dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Freeport Indonesia.

Komunikasi dengan pihak Freeport telah dilakukan, dan kini YPMAK tengah menjajaki kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Mimika.

“Freeport sudah menyatakan kesiapan, dan kami juga berharap pemerintah daerah menunjukkan hal serupa. Saat ini kami sedang menyusun nota kesepahaman (MoU),” terangnya.

Selain sektor ekonomi, YPMAK juga merancang kerja sama dengan Pemkab Mimika untuk menjalankan berbagai program strategis di bidang kesehatan dan pendidikan.

Program tersebut mencakup inisiatif Kampung Sehat dan pemberian beasiswa bagi pelajar berprestasi.

Menurut Leonardus, Mimika memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan harus dikelola secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

YPMAK hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap pengembangan potensi lokal, termasuk akses pasar dan pendampingan usaha.

“Begitu banyak sumber daya alam yang melimpah di Mimika. Ini harus benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat, dan kami siap membuka jalur akses pasar untuk mereka,” tutupnya.(red)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.