Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Percepat Pembangunan Papua Tengah, Kapal Perintis akan Diusulkan Singgahi Dermaga Sipu-sipu, Distrik Jita

f983935c f4d7 4c12 b0e8 768175631eae
f983935c f4d7 4c12 b0e8 768175631eaeFoto / PAPUA
Redaksi FP2 menit baca0 kali dibaca

Nabire, fajarpapua.com- Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus melakukan kerja cepat dalam membangun wilayahnya.

Salah satunya dengan penambahan Rute Kapal Perintis demi melayani masyarakat agar bisa meningkatkan ekonomi warga.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah, Washington Lumban Gaol mengatakan pihaknya telah melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) tentang penyelenggaraan kewajiban Pelayanan Publik untuk angkutan barang dilaut (Tol Laut) Tahun Anggaran 2024.

“Di Papua sangat banyak pulau pulau mau pun dermaga kecil yang bisa dilalui oleh kapal perintis. Dalam Rakor tersebut pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Perhubungan mengharapkan adanya perubahan Rute yang selama ini berjalan,” jelasnya.

Dituturkan salah satu penambahan rute yang diusulkan dalam Rakor adalah Dermaga Sipu-Sipu di Distrik Jita, Kabupaten Mimika.

"Rute 109 berawal di Merauke, Wanam, Bade, Agats, Pomako sedangkan dalam Rakor akan dijadwalkan rute Merauke, Wanam, Agats dan Sipu sipu,”ucapnya.

Washington Lumban Gaol juga menyampaikan dalam Rakor tersebut pemerintah Provinsi Papua Tengah mengharapkan adanya perubahan rute yang selama ini berjalan untuk di Wilayah Kabupaten Nabire.

“Rute yang semula itu Jayapura, Teba, Puai, Waren, Serui, Napan, Wainami, Nabire, dari rute tersebut ada tiga dermaga yang kita inginkan agar kapal printis juga singgahi yaitu, Wapoga, Yaur, dan Teluk Umar," urainya.

“Hasil Rakor sudah dilakukan penyuratan kemungkinan akan segera direalisasikan dalam waktu dekat ini. Kementrian minta usulan dari daerah, jadi kami meminta penambahan atau perubahan Rute Kapal Perintis. Agar dermaga yang ada di pulau dapat berfungsi dan dapat melayani banyak masyarakat sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat setempat," jelasnya.

Washington Lumban menambahkan Provinsi Papua Tengah adalah DOB sehingga banyak yang harus dibenahi dan jalur jalur akan diperbanyak dermaga.

"Gubernur Papua Tengah juga akan membangun empat dermaga di Pulau Mor. Kita akan studi dulu dan selanjutnya direncakan dan akan di bangun pada Tahun 2025,” tutupnya. (red)