Merauke, fajarpapua.com – Lagi-lagi! kasus pembacokan terjadi Merauke dan semakin meresahkan warga. Setelah beberapa hari sebelumnya terjadi di Jalan Husen Palela dan menewaskan bocah bawah umur, kali ini aksi pembacokan kembali terjadi di Gang Sayur, Jalan Gak, Merauke.
Seorang pelajar SMK Negeri 3 Merauke bernama Liana Mayangsari ditikam oleh orang tak dikenal (OTK) sekitar pukul 19.00 WIT, Kamis (25/3).
Informasi yang dihimpun dari Satuan Reskrim Polres Merauke menyebutkan, kronologis kejadian yang awalnya korban melintas dengan sepeda motor dari arah Jalan Raya Mandala ke Jalan Gak melewati Gang Sayur. Di gang itu, dia melihat pelaku membuntutinya dari belakang. Mengira pelaku akan mendahuluinya, Korban pun menepi sepeda motornya dan memberikan kesempatan pelaku menyalibnya.
“Ternyata pelaku dari belakang langsung menabrak korban dengan motor dan menikam dari belakang. Keduanya sama-sama jatuh. Pelaku bangun dan buru-buru meninggalkan korban di tempat kejadian. Tidak ada barang-barang korban yang dijarah pelaku,” ungkap Kanit SPKT Polres Merauke, Ipda Hasan Umanahu kepada wartawan.
Sementara keterangan korban, Lia (16) kepada wartawan membenarkan bahwa dia ditusuk OTK saat melintas di Gang Sayur, Jalan Gak itu. Lia menyebut tak ada barang-barangnya yang diambil pelaku.
“Tadi malam saya masuk di Gang Gereja dari arah Mandala, terus setelah itu melewati Gang Sayur. Ada motor yang ngikutin saya, tidak pakai helm, satu orang. Terus, saya dia mau duluin saya, saya menepi dia ikut juga, terus saya lihat dan dia bicara, setelah itu saya gas lagi dan dia juga ikut, terus dia tabrak saya dari belakang samping dan nusuk.
“Jadi motor saya masuk ke selokan, saya jatuh, dia juga jatuh ke depan motornya. Saya luka di punggung bawah. Tidak ada barang yang dia bawah,” beber Liana di Polres Merauke usai membuat laporan polisi.
Salah seorang warga yang diduga merupakan anggota keluarga korban mengimbau warga untuk tidak beraktivitas di luar rumah di malam hari. “Saya mohon perhatian semua keluarga besar yang ada di group ini untuk tidak keluar rumah pada malam hari, jika bukan karena hal penting. Mengingat, situasi kota Merauke saat ini sedang tidak kondusif,” tulisnya dalam sebuah pesan WhatsApp group yang dirilis ke sebuah group facebook Kota Merauke. (hrs)

