Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Minta Tim Gugus Surati Kapolres Mimika, Kios-kios Togel Diduga Jadi Kluster Baru Penularan Covid 19

Judi
JudiFoto / MIMIKA
fajar Papua4 menit baca0 kali dibaca
  • Selamat Datang di Timika "Kota Judi Las Vegasnya Papua (bagian 4)

TOGEL merupakan momok yang harus dihilangkan dari Kabupaten Mimika. Fakta yang tidak kalah menarik, ditengah aturan protokol kesehatan yang mulai ketat, hanya togel yang tidak tersentuh Peraturan Bupati.

Wartawan fajarpapua.com, selama beberapa hari terakhir mendatangi kios-kios togel yang menjamur di Kota Timika. Pemandangan yang sangat kontras dan mengkhawatirkan bahwa ramainya transaksi di kios-kios togel justru menjadi potensi baru penularan covid 19.

"Biasa saja, orang ramai datang beli lalu cerita-cerita tertawa di situ. Kita boleh takut covid tapi mereka bebas," ungkap MW, salah seorang pedagang yang mengaku sangat terganggu dengan keberadaan kios togel di samping jualannya.

Karenanya dia meminta Tim Gugus Covid 19 agar menyurati Kapolres Mimika agar menghentikan togel.

"Pak Kapolres tolong ketegasan hentikan togel. Banyak dampak negatif yang nanti dirasakan seluruh warga Mimika," ungkapnya.

Dia mengaku sering melihat mobil patroli polisi melewati tempat itu namun penjul togel masa bodoh dan tetap membuka jualannya.

Memang, semakin menarik mengikuti sepak terjang bisnis haram khususnya judi Toto gelap atau Togel di Timika. Selain "sakti mandraguna" karena tidak ada satupun lembaga hukum di daerah ini yang mampu menyentuhnya, ternyata para Goodfather alias cukong yang mengendalikan bisnis haram ini ternyata juga menarik.

Fajarpapua.com yang melakukan investigasi terkait Togel ini menemukan fakta yang menarik dan mencengangkan.
Berbeda dengan praktek Togel sebelumnya di Timika, dimana biasanya dikuasai oleh satu bandar. Namun kini, tercatat ada tiga pengusaha besar yang membangun "Koalisi Haram" untuk menjalankan Togel di Timika.

Fakta ini tak ayal membuat rasa penasaran fajarpapua.com semakin besar dalam menelusuri judi yang diperkirakan meraup omset milyaran rupiah perhari ini.
Dari sejumlah sumber diketahui, tiga pengusaha besar yang mengendalikan Togel ini masing-masing berinisial V, S dan I.
Lalu siapakah mereka dan bagaimana sepak terjangnya dalam dunia bisnis di Timika? fajarpapua.com akan mengulasnya dalam tulisan ini.

Yang pertama yang kami telusuri adalah pengusaha berinisial V alias VC adalah salahsatu anak dari pengusaha besar di Papua yang bergerak di bidang perdagangan, perhotelan, retail, mall dan juga property. Lini bisnis, pengusaha muda ini bahkan tersebar dibeberapa kota di Papua tentunya termasuk Timika.

Di Timika, keluarga V memiliki sejumlah properti yang terletak di sekitaran Jalan Yos Sudarso, Jalan Budi Utomo dan Jalan Hasanudin.
Bahkan salahsatu property milik keluarga V ini sempat menjadi ikon Kota Timika dan menjadi tempat prestisius bagi warga Timika.
Selain di Timika, sejak lama keluarga besar V memang dikenal sebagai salahsatu keluarga pengusaha yang sukses di Papua khususnya Jayapura.

Dengan segala kelebihannya itu, memang cukup mudah bagi V membangun akses untuk melancarkan bisnisnya termasuk Togel yang menjadi bisnis ilegal baru yang digelutinya.
Selanjutnya, fajarpapua.com menelusuri siapa sosok S alias SG yang juga diduga menjadi salahsatu "The Untouchable" alias yang Tak Tersentuh dalam bisnis Togel di Timika.

S diketahui adalah perwakilan atau orang yang dipercaya menjalankan bisnis dari salahsatu kelompok usaha milik keluarga G yang memang memiliki nama besar di Makassar dan Sulawesi Selatan pada umumnya.

Untuk diketahui, unit bisnis yang dijalankan S di Timika yang berpusat di Kelurahan Timika Jaya meliputi distributor bahan pokok dari berbagai merek, air mineral dan minuman berenergi.
Yang mengejutkan, ternyata kelompok usaha yang dijalankan oleh S ini dahulu juga pernah menjadi distributor salahsatu merek minuman beralkohol. Dan dari penelusuran diketahui, distribusi minuman beralkohol tersebut diduga memiliki hubungan bisnis dengan distributor minuman beralkohol dari Jayapura yang memiliki pertalian keluarga dengan V.

Sedangkan I alias IP, dari pengamatan fajarpapua.com posisinya paling rendah dibanding denga V maupun S.
Bahkan disinyalir, I hanya menjadi pion dari kedua bandar besar tersebut. Hal ini karena, I memiliki bergabung position atau nilai tawar yang paling lemah dibanding V dan S yang diketahui memiliki koneksi yang kuat dengan aparat.
Dari penelusuran diketahui, I memang dikenal sebagai operator Togel dan menjadi tangan kanan "The Invisible Hand" yang diduga adalah V dan S serta pengusaha asal Chinese yang bermukim di Jakarta.

fajarpapua.com yang mencoba mengorek siapa I, berhasil menemukan fakta bahwa yang bersangkutan selain sebagai operator Togel di Timika juga diketahui sebagai salah satu penanggungjawab bisnis disalahsatu grup bisnis retail di Timika.

Yang bersangkutan juga diketahui dekat dengan sejumlah pengusaha besar dan diketahui sebagai salah satu pengurus di organisasi yang menghimpun pengusaha di Timika.
Selain fakta tersebut diatas, fajarpapua.com juga mencatat ketiga bandar togel tersebut ternyata tergabung dalam kepengurusan organisasi yang menghimpun para pengusaha di Timika.

Itulah fakta yang berhasil ditelusuri oleh fajarpapua.com terkait dengan peredaran Togel di Timika yang hingga kini masih Aman Sentosa.
Dengan fakta tersebut, disinyalir peredaran bisnis haram tersebut akan berlangsung lama dan tidak akan tersentuh oleh aparat.(ana/mas)