Lewati ke konten utama

Dukung Pendidikan Anak Kamoro, YPMAK Siapkan Dukungan untuk Rumah Singgah di Iwaka

Redaksi Fajar PapuaPenulis
14.00 WIT4 menit baca47 dibaca
Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka berpose bersama warga dan pengurus Yayasan Pelita Harapan Kamoro (YPHK) usai peletakan batu pertama pembangunan Rumah Singgah Iwaka.
Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka berpose bersama warga dan pengurus Yayasan Pelita Harapan Kamoro (YPHK) usai peletakan batu pertama pembangunan Rumah Singgah Iwaka.Foto / YPMAK
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Komoro (YPMAK) menyatakan komitmennya mendukung pembangunan rumah singgah bagi anak-anak sekolah di Kampung Iwaka, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Rumah singgah yang dibangun Yayasan Pelita Harapan Kamoro (YPHK) bekerja sama dengan PT Orica tersebut diharapkan menjadi solusi untuk membantu anak-anak tetap mendapatkan pendidikan meskipun selama ini terkendala aktivitas ekonomi keluarga.

Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka, mengatakan pihaknya berencana memberikan dukungan setelah proses pembangunan rumah singgah di kompleks SD YPPK Iwaka tersebut selesai dilaksanakan.

Menurut Leonardus, saat ini YPMAK memberikan kesempatan kepada YPHK dan PT Orica untuk menyelesaikan proses pembangunan terlebih dahulu. Selanjutnya, YPHK dapat berkoordinasi dengan YPMAK terkait bentuk dukungan yang memungkinkan diberikan sesuai kemampuan anggaran.

"Sekarang ini biarkan proses pembangunan ini berjalan dulu. Nanti dari pihak YPHK berkoordinasi dengan YPMAK dan kami akan melihat sesuai dengan kemampuan anggaran kami ke depan," ujarnya di Timika, Sabtu.

Leonardus menjelaskan, sebelumnya YPMAK juga telah bekerja sama dengan YPHK dalam mendukung program rumah singgah yang dibangun di Jalan Gorong-Gorong, Kelurahan Kebun Siri, Distrik Mimika Baru.

Sementara untuk pembangunan rumah singgah di Iwaka, YPMAK belum menjalin kerja sama secara khusus dengan YPHK. Namun, pihaknya berencana memberikan dukungan pada masa mendatang.

Ia menegaskan, YPMAK berkomitmen mendukung organisasi berbasis masyarakat lokal yang menjalankan program pemberdayaan karena manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat penerima manfaat.

Ketua YPHK, Modestus Takati, menjelaskan pembangunan rumah singgah di Iwaka dilatarbelakangi kondisi anak-anak yang kerap tidak mengikuti kegiatan belajar di sekolah karena harus mengikuti orang tua mencari ikan maupun melakukan aktivitas ekonomi lainnya.

Kondisi tersebut membuat sebagian anak kesulitan mengikuti proses pendidikan secara rutin.

"Anak-anak ini sering mengikuti orang tua mereka pergi mencari ikan atau aktivitas lainnya yang jauh dari kampung saat jam sekolah sehingga mereka tidak sekolah," jelasnya.

Melalui kehadiran rumah singgah, anak-anak diharapkan tidak lagi harus mengikuti orang tua bekerja ketika jam sekolah. Mereka dapat tinggal di rumah singgah dan lebih fokus mengikuti pendidikan dengan pendampingan para guru.

YPHK juga menyiapkan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari konsumsi anak sejak pagi hingga malam hari, pendampingan belajar tambahan untuk menyelesaikan tugas sekolah, hingga ruang bermain bagi anak-anak.

Dengan fasilitas tersebut, rumah singgah tidak hanya menjadi tempat tinggal sementara, tetapi juga diharapkan menjadi lingkungan yang mendukung perkembangan pendidikan dan tumbuh kembang anak.

Perwakilan Manajemen PT Orica, Zachary Hutchen, mengatakan pihaknya akan terus mendukung masyarakat setempat melalui berbagai program yang dapat menciptakan peluang, memperkuat kebersamaan, serta memberikan investasi bagi generasi masa depan.

Menurutnya, peletakan batu pertama pembangunan rumah singgah tersebut bukan sekadar dimulainya pembangunan fisik, melainkan juga bentuk komitmen bersama terhadap masyarakat dan keluarga Kamoro.

"Saat kita meletakkan batu pertama hari ini, kita tidak hanya menandai dimulainya pembangunan sebuah bangunan, tetapi menegaskan kembali komitmen kita kepada masyarakat, keluarga, dan masa depan komunitas Kamoro," katanya.

Ia berharap rumah singgah tersebut dapat menjadi simbol kemitraan, kemajuan, dan terbukanya kesempatan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala SD Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Iwaka, Agusta You, mengungkapkan rasa syukur karena pembangunan rumah singgah yang selama ini diimpikan pihak sekolah akhirnya mulai diwujudkan.

Ia mengatakan, keberadaan rumah singgah sudah lama menjadi harapan sekolah untuk membantu anak-anak agar tetap bisa mengenyam pendidikan tanpa harus terkendala aktivitas ekonomi keluarga.

"Rumah singgah ini kami sudah impikan sejak lama, dan hari ini Tuhan menjawab doa kami. Terima kasih pimpinan PT Orica, YPHK dan YPMAK. Saya pernah menceritakan kondisi kepada Ketua YPMAK dan hari ini semua itu sudah terjawab," ungkapnya.

Agusta juga mengajak seluruh orang tua siswa untuk kembali mendorong anak-anak mereka mengikuti kegiatan belajar di SD YPPK Iwaka.

Ia berharap kehadiran rumah singgah dapat menjadi langkah nyata untuk mengurangi hambatan pendidikan, sekaligus memberikan kesempatan lebih besar bagi anak-anak Kamoro untuk meraih masa depan melalui pendidikan.

Pembangunan rumah singgah ini diharapkan menjadi wujud kolaborasi antara lembaga masyarakat lokal, dunia usaha, dan lembaga pendidikan dalam menjawab kebutuhan pendidikan anak-anak di wilayah pesisir Mimika. (red)