Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Iran Tembakkan Tembakan Peringatan Setelah Serangan AS di Selat Hormuz

Iran Tembakkan Tembakan Peringatan Setelah Serangan AS di Selat Hormuz
Foto / INTERNASIONAL
Redaksi2 menit baca12 kali dibaca

Ketegangan di Selat Hormuz kembali memuncak setelah Iran menembakkan tembakan peringatan ke empat kapal yang mencoba melintasi jalur strategis tersebut. Kejadian ini terjadi tidak lama setelah militer Amerika Serikat melakukan serangan di kawasan yang sama pada Kamis (28/5), menandai eskalasi konflik di kawasan Teluk Persia.

Menurut laporan resmi dari media yang dekat dengan pemerintah Iran, keempat kapal tersebut mencoba melewati Selat Hormuz tanpa berkoordinasi dengan otoritas keamanan setempat. Setelah mendapat peringatan tetapi mengabaikannya, militer Iran menembakkan tembakan peringatan yang memaksa kapal-kapal itu berbalik arah dari jalur mereka. Insiden ini menunjukkan ketegangan yang meningkat di wilayah strategis ini, yang menjadi jalur utama pengiriman minyak dunia.

Sementara itu, kantor berita Tasnim yang berafiliasi dengan Garda Revolusi Islam (IRGC) melaporkan bahwa Angkatan Laut Iran menembakkan tembakan peringatan ke kapal tanker milik AS dan memaksa mereka mundur dari wilayah tersebut. Menanggapi insiden ini, militer AS membalas dengan menembakkan ke daerah tandus dekat Bandar Abbas dan melakukan serangan terhadap drone Iran yang diluncurkan ke pangkalan militer AS di kawasan yang sama.

Insiden terbaru ini mengikuti serangan militer AS pada Rabu (27/5), yang menargetkan drone Iran dan stasiun kendali darat di Bandar Abbas. Meski AS menyatakan serangan tersebut sesuai dengan perjanjian gencatan senjata, Iran menganggapnya sebagai pelanggaran dan membalasnya dengan serangan terhadap sejumlah pangkalan udara AS. Ketegangan di kawasan ini menunjukkan risiko meningkatnya konflik yang dapat mempengaruhi stabilitas regional dan harga minyak dunia.