Indonesia menunjukkan keaktifan sebagai anggota terbaru BRICS melalui kehadirannya dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS di New Delhi, India. Kehadiran Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, menjadi indikator komitmen Indonesia dalam memperkuat kolaborasi multilateral di tingkat global.
Dalam pertemuan yang berlangsung pada 14-15 Mei 2023, Indonesia menekankan pentingnya peran aktif dalam isu-isu strategis seperti perubahan iklim, ekonomi, energi, dan kesehatan. Menlu RI, Retno Marsudi, turut serta dalam pertemuan tersebut, yang juga dihadiri oleh sejumlah negara anggota dan mitra BRICS, termasuk Brasil, Iran, Rusia, dan Afrika Selatan. Selain itu, RI akan mendorong BRICS agar menjadi kekuatan yang memperkuat sistem hukum internasional dan perdagangan multilateral yang adil serta terbuka.
Selain itu, Indonesia mengangkat sejumlah isu penting, seperti dukungan terhadap pasukan perdamaian PBB, solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina, serta gencatan senjata permanen di Gaza. Menlu RI, Retno Marsudi, juga melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS yang akan digelar di India pada September 2026.
Keikutsertaan Indonesia secara penuh dalam BRICS sejak 6 Januari 2025 menegaskan komitmennya dalam memperkuat kerja sama negara-negara berkembang di Global South. Melalui forum ini, Indonesia berupaya mendorong reformasi multilateralisme dan memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang agar lebih berperan aktif dalam geopolitik dunia.

