Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Iran Tolak Pedoman Damai AS, Trump Anggap Tidak Penting

Iran Tolak Pedoman Damai AS, Trump Anggap Tidak Penting
Foto / INTERNASIONAL
Redaksi1 menit baca0 kali dibaca

Jakarta, Fajar Papua — Ketegangan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas menyusul penolakan tegas dari Presiden AS, Donald Trump, terhadap syarat damai yang diajukan Teheran. Menurut sumber yang dekat dengan negosiator Iran, penolakan Trump ini dianggap sama sekali tidak relevan dan tidak mempengaruhi posisi Iran untuk menjaga hak-haknya.

Sumber tersebut menegaskan bahwa proposal damai Iran disusun semata-mata berdasarkan kepentingan rakyat dan kedaulatan negara, bukan untuk menyenangkan pihak tertentu seperti Trump. Bahkan, mereka menilai bahwa jika AS tidak menerima proposal Iran, itu justru memberi sinyal bahwa Iran tetap teguh pada sikapnya.

Dalam pernyataannya, Trump mengungkapkan bahwa ia telah membaca tanggapan Iran terhadap usulan damai dari Washington, tetapi menyebutnya tidak dapat diterima. Melalui platform Truth Social, Trump menegaskan bahwa syarat-syarat Iran sangat tidak layak dan menegaskan penolakan secara tegas, tanpa memberikan rincian detail lebih lanjut.

Di sisi lain, media pemerintah Iran melaporkan bahwa tanggapan Teheran berfokus pada upaya mengakhiri konflik di seluruh kawasan, termasuk Lebanon. Menurut laporan The Wall Street Journal, Iran kemungkinan mengusulkan pengenceran uranium yang sangat diperkaya dan pemindahan sisanya ke negara ketiga, dengan jaminan bahwa uranium tersebut akan dikembalikan jika negosiasi gagal atau AS mundur dari perjanjian nuklir.