Timika, fajarpapua.com– Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar peringatan satu tahun kepemimpinan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Eme Neme Yauware itu mengusung tema “Transformasi Menuju Mimika Maju dan Inklusif.”
Acara diawali dengan doa syukur secara Katolik, kemudian dilanjutkan doa bersama yang dipimpin para tokoh dari lima agama di Indonesia sebagai simbol kuatnya toleransi di Mimika.
Suasana semakin semarak dengan penampilan kasidah dari BKTM, serta tausiah (kultum) yang disampaikan Ustad Joko.
Dalam sambutannya, Bupati Mimika Johannes Rettob didampingi Wakil Bupati Emanuel Kemong mengakui satu tahun kepemimpinan mereka dihadapkan pada berbagai tantangan.
Namun, dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, pemerintah optimistis mampu mendorong perubahan yang signifikan.
“Target utama kami adalah menghadirkan kesejahteraan masyarakat, menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran, serta meningkatkan kualitas kesehatan, termasuk penanganan stunting dan TBC,” ujar Bupati Rettob.
Ia memaparkan sejumlah capaian penting, diantaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 76,85 menjadi 77,5. Pertumbuhan ekonomi juga mengalami lonjakan dari 4,80 persen pada 2024 menjadi 6,5 persen pada 2025.
Selain itu, inflasi berhasil ditekan dari 3,99 persen menjadi sekitar 2,3 persen. Sementara Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Mimika terus mengalami peningkatan, dengan kontribusi terbesar masih berasal dari sektor pertambangan dan penggalian.
Di sektor pendidikan, pemerintah menambah satu unit PAUD yang dikelola PKK. Reformasi birokrasi dan pelayanan publik juga terus didorong, termasuk penerapan sistem manajemen talenta di lingkungan Pemkab Mimika.
Berbagai program prioritas turut dijalankan, seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia, menjaga keamanan dan kedamaian daerah, pembangunan infrastruktur jalan, hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 10 ribu warga.
Tak hanya itu, program strategis nasional (PSN) melalui Asta Cita juga mulai diimplementasikan, salah satunya pemberian makanan bergizi gratis bagi 5.000 siswa di 43 satuan pendidikan. Atas berbagai upaya tersebut, Mimika juga berhasil meraih penghargaan sebagai Kabupaten Harmoni di Indonesia.
Sementara itu, Wakil Bupati Emanuel Kemong menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Mimika atas dukungan selama satu tahun kepemimpinan mereka.
“Kami menyadari masih banyak kekurangan. Karena itu, kami mohon dukungan, doa, dan kritik yang membangun agar ke depan kami bisa bekerja lebih baik,” ujarnya.
Wabup Kemong menegaskan, kepemimpinan mereka terbuka terhadap masukan dari masyarakat lintas agama dan seluruh elemen daerah. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan demi mewujudkan Mimika yang aman, damai, dan sejahtera.
“Kami tidak sempurna, yang sempurna hanya Tuhan. Mari kita berjalan bersama, berdiskusi, dan saling melengkapi untuk Mimika yang lebih baik,” tutupnya. (moa)

