Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Menhan AS Ajukan Dana Rp3.300 Triliun, Perang Iran Bisa Bertahan 145 Hari

Menhan AS Ajukan Dana Rp3.300 Triliun, Perang Iran Bisa Bertahan 145 Hari
Foto / INTERNASIONAL
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Amerika Serikat mengajukan permintaan anggaran tambahan sebesar US$200 miliar atau setara Rp3.300 triliun untuk mendukung operasi militer melawan Iran. Permintaan ini mencuat bersamaan dengan perkiraan bahwa dana tersebut cukup untuk memperpanjang perang selama sekitar 145 hari ke depan.

Menurut analisis dari Center for Strategic and International Studies (CSIS), dalam 12 hari pertama konflik, pemerintah AS telah menghabiskan sekitar US$16,5 miliar atau setara Rp279 triliun. Anggaran ini termasuk biaya awal sebelum serangan yang diperkirakan mencapai US$630 juta, sekitar Rp10,6 triliun, untuk persiapan militer Pentagon.

Dalam konferensi pers pada Kamis (19/3), Menteri Pertahanan Pete Hegseth menyatakan bahwa kebutuhan anggaran tersebut masih dapat berubah sesuai situasi di lapangan. Ia menegaskan bahwa dana tersebut penting untuk memastikan militer memiliki amunisi yang cukup untuk menghadapi musuh dan melindungi kepentingan nasional.

Jika usulan dana sebesar US$200 miliar disetujui, perang dapat berlangsung hingga 145 hari, dengan biaya sekitar US$1,38 miliar atau Rp23 triliun per hari. Meski demikian, hingga saat ini pemerintah Amerika belum secara resmi mengajukan permintaan dana tersebut ke Kongres. Beberapa anggota parlemen, termasuk dari Partai Republik, menolak penambahan anggaran karena khawatir konflik yang berkepanjangan akan memperburuk krisis energi global. Sementara itu, Ketua DPR AS, Mike Johnson, menyatakan siap mendukung penambahan dana demi menjaga keamanan rakyat Amerika.