Lewati ke konten utama

YPMAK Bentuk Pokja Kelurahan Kamoro Jaya SP 1, Warga Sepakat Lakukan Pembersihan Wilayah

Redaksi FPPenulis
20.08 WIT2 menit baca6 dibaca
IMG-20250924-WA0016
IMG-20250924-WA0016Foto / YPMAK
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) membentuk kelompok kerja (Pokja) Kelurahan Kamoro Jaya SP 1 tahun 2025.

Kegiatan pembentukan Pokja berlangsung di kediaman warga SP 1 Jalur III, Rabu (24/9/2025), disaksikan masyarakat Amungme Kamoro, Kepala Lurah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam pembentukan Pokja Program Pengembangan Ekonomi Kampung 2025 itu, masyarakat sepakat mengangkat pengurus baru. Proses berlangsung lancar dan penuh dukungan warga.

Pokja akan mengelola anggaran sebesar Rp250 juta, terdiri atas Rp50 juta untuk operasional pengurus dan Rp200 juta untuk pelaksanaan program. Warga SP 1 menyepakati program awal berupa pembersihan lingkungan.

Kepala Divisi Ekonomi YPMAK, Oktovianus Jangkup, mengatakan, setelah terbentuknya Pokja diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan YPMAK dalam mendorong perubahan dan kemajuan ekonomi masyarakat.

“Dengan adanya Pokja, kami berharap kegiatan kampung dapat berjalan mandiri dan mampu menggerakkan roda perekonomian lokal,” katanya.

Ia menambahkan, setelah anggaran disalurkan, tim monitoring YPMAK akan melakukan evaluasi (Monev) untuk memastikan program berjalan sesuai rencana.

“Kami akan mengevaluasi aspek keuangan, termasuk penyerapan anggaran dan kesesuaian antara rencana dengan realisasi di lapangan. Mereka juga wajib membuat laporan pertanggungjawaban (LPJ),” tuturnya.

Sementara Lurah Kamoro Jaya, Musdalifah, mengapresiasi YPMAK yang dinilai telah mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Terima kasih kepada YPMAK karena program ini sangat bermanfaat dan mendukung Pemda Mimika dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pesan saya, pengurus Pokja dan masyarakat harus saling mendukung serta melibatkan semua pihak, sebab keberlanjutan program ini tergantung dari cara masyarakat mengelolanya,” ujarnya.(ron)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.