Lewati ke konten utama

Beras Penyumbang Inflasi Tahunan Terbesar di Papua pada Juni 2024

Redaksi FPPenulis
02.54 WIT2 menit baca44 dibaca
IMG 20240702 WA0034
IMG 20240702 WA0034Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com- Badan Pusat Statistik ( BPS) Provinsi Papua menyebutkan beras merupakan salah satu komoditas penyumbang terbesar inflasi tahunan atau year on year (y-o-y) pada Juni 2024 di Provinsi Papua.

Kepala BPS Papua Adriana Helena Carolina, Selasa (2/7) mengatakan selain beraa ada juga emas perhiasan, uang sekolah, bawang putih, cabai rawit, dan ikan kawalina.

"Sedangkan komoditas yang memberikan sumbangan deflasi year on year antara lain angkutan udara, tomat, buah pinang, ikan tuna ikan kembung, tahu mentah, ikan mumar, bayam, ikan cakalang, bawang merah, ikan salam dan ikan bubara," katanya lagi.

Menurut Carolina, perkembangan harga berbagai komoditas pada Juni 2024 secara umum menunjukkan adanya kenaikan.

"Pada Juni 2024 terjadi inflasi year on year Provinsi Papua sebesar 1,47 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,12," ujarnya lagi.

Dia menjelaskan sedangkan untuk tingkat inflasi month to month dan tingkat inflasi year to date masing-masing sebesar 0,35 persen dan 1,23 persen.

"Inflasi year on year terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 3,07 persen, lalu kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,23 persen," katanya lagi.

Dia menambahkan, lalu ada juga kelompok kesehatan sebesar 1,42 persen, kelompok pendidikan sebesar 7,49 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 1,32 persen serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 2,78 persen.

"Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,49 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,33 persen kelompok transportasi sebesar 0,57 persen," ujarnya pula.
Baca juga: Papua Barat alami inflasi tahunan 3,73 persen pada Juni 2024
Baca juga: BPS: Inflasi Papua Barat Daya pada Juni 2024 tercatat 1,28 persen. (an)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.