Timika, fajarpapua.com – Kerukunan Keluarga Besar Manggarai (KKBM) Kabupaten Mimika sukses menggelar Musyawarah VIII yang berlangsung di Aula SMKS Tunas Bangsa Mimika, Minggu (14/6/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari itu menghasilkan kepemimpinan baru dengan terpilihnya Alfonsius Abu sebagai Ketua Umum KKBM periode 2026-2031.
Musyawarah diikuti 87 peserta yang terdiri dari 13 peserta peninjau dari unsur Majelis Tinggi dan para sesepuh, serta 74 peserta penuh yang merupakan utusan dari tiga subsektor, yakni Manggarai Tengah, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur. Peserta penuh juga mewakili 17 kelompok arisan yang dibentuk berdasarkan kampung dan kecamatan asal di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan penyambutan adat kepada tiga calon ketua KKBM periode 2026-2031. Selanjutnya dilaksanakan pembukaan musyawarah, penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2021-2026, pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), hingga pemilihan ketua umum.
Ketua Panitia Musyawarah VIII KKBM, Siprianus Madur mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan sehingga berjalan lancar dan penuh semangat persaudaraan. “Sejak dipercaya menjadi Ketua Panitia Musyawarah KKBM Ke-VIII pada tanggal 5 April 2026 yang bertepatan dengan Hari Raya Paskah, kami bersama seluruh panitia bekerja keras membangun komunikasi dan pendekatan budaya dengan Ketua KKBM, Majelis Tinggi, para Ketua Subsektor, dan Ketua Kelompok Arisan untuk melakukan penjaringan bakal calon ketua,” ujarnya.
Menurut Siprianus, proses penjaringan calon ketua berlangsung melalui tahapan yang cukup panjang hingga akhirnya tiga subsektor menyerahkan berkas bakal calon kepada panitia pada akhir Mei 2026. Para bakal calon kemudian ditetapkan melalui kegiatan pra-musyawarah pada 31 Mei 2026.
“Puji syukur, seluruh tahapan dapat berjalan dengan baik hingga hari ini kita berhasil melaksanakan musyawarah dan memilih pemimpin baru KKBM. Ini merupakan kemenangan seluruh warga Manggarai di Timika,” katanya.
Melalui proses pemilihan yang berlangsung secara demokratis, tertib, dan penuh kekeluargaan, peserta musyawarah menetapkan Alfonsius Abu sebagai Ketua Umum KKBM Kabupaten Mimika periode 2026-2031.
Siprianus juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti seluruh tahapan musyawarah dan menggunakan hak suaranya. Apresiasi turut diberikan kepada berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada keluarga Johannes Rettob yang juga Bupati Mimika atas dukungan dan bantuan yang diberikan kepada panitia sehingga Musyawarah VIII KKBM Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik.
“Profisiat kepada Bapak Alfonsius Abu sebagai Ketua KKBM Timika periode 2026-2031. Semoga amanah yang diberikan oleh seluruh warga Manggarai dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta mampu membawa perubahan positif bagi KKBM yang semakin solid, bersatu, dan mampu bekerja sama dalam membangun kebersamaan serta kesejahteraan warga Manggarai di Kabupaten Mimika,” tuturnya.
Musyawarah VIII KKBM Tahun 2026 dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai budaya Manggarai, serta mempererat tali persaudaraan warga Manggarai yang merantau dan berkarya di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Mimika.(fan)















