Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Ibu Hamil Juga Diperkosa di Kali Wania, Pemuda Amungme Desak Tangkap Para Pelaku dan Tutup Semua Lokasi Rekreasi Rawan

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca66 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Kasus dugaan pemerkosaan yang terjadi di kawasan Kali Wania, Distrik Kuala Kencana, Mimika, memicu perhatian berbagai pihak. Apalagi, salah satu korban pemerkosaan pada tragedi penyanderaan Minggu lalu ternyata seorang ibu rumah tangga yang sedang hamil.

Berdasarkan informasi yang diterima fajarpapua.com, terdapat tiga korban yang diperkosa dalam peristiwa tersebut, masing-masing seorang siswi Kelas V SD, siswi II SMP, dan seorang ibu hamil.

Menanggapi peristiwa tersebut, Tokoh Pemuda Amungme, Petrus Beanal mengecam keras aksi para pelaku. Ia menilai tindakan tersebut sangat tidak manusiawi dan meminta aparat segera menangkap para pelaku.

“Perbuatan itu sangat biadab. Mereka bukan manusia, tapi binatang. Polisi harus menangkap dan menghukum pelaku seberat-beratnya,” kata Petrus kepada fajarpapua.com, Kamis (28/5).

Lebih jauh, Petrus meminta aparat keamanan segera menutup semua lokasi rekreasi yang dianggap rawan tindak kejahatan. Menurutnya, langkah itu penting untuk mencegah munculnya korban baru.

Disarankan agar aparat mendirikan pos pengaman atau meningkatkan patroli rutin di kawasan tersebut.

“Orang datang untuk berekreasi dan bersenang-senang, tetapi justru mendapat musibah. Tempat-tempat yang rawan sebaiknya ditutup atau dijaga ketat,” tuturnya.

Selain itu, Petrus mengingatkan peristiwa tersebut berpotensi memicu konflik sosial apabila tidak ditangani secara serius oleh aparat keamanan.

“Masalah seperti ini terlihat kecil, tetapi bisa berkembang menjadi konflik besar karena keluarga korban tentu tidak terima,” pungkasnya.

Dalam catatan fajarpapua.com, selain Kali Wania, terdapat sejumlah lokasi hiburan lain yang sering terjadi tindak pidana seperti Kali Kiura, pemandian areal bandara dan beberapa titik lainnya.(ron)