Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Apresiasi Pengawasan Dinas Peternakan Mimika, Dewan Dorong Swasembada Daging

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca7 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com – Anggota DPR Papua Tengah Ardi S.T. mengapresiasi langkah Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika yang menerjunkan puluhan petugas untuk memeriksa kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penyembelihan saat Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).

Ardi menilai pengawasan tersebut penting untuk memastikan daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat aman dan layak dikonsumsi.

“Saya sangat mengapresiasi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika yang turun hampir di seluruh titik penyembelihan hewan kurban. Mereka memastikan proses penyembelihan berjalan sesuai mekanisme serta memeriksa kesehatan sapi dan kambing,” ujarnya.

Menurut dia, keterlibatan dokter hewan dan petugas pemeriksa diperlukan untuk mengantisipasi adanya hewan yang tidak memenuhi standar kesehatan.

Ia mengatakan, pemeriksaan dilakukan tidak hanya sebelum penyembelihan, tetapi juga terhadap organ dalam hewan setelah disembelih.

“Kalau tidak dilakukan pemeriksaan, tentu ada kemungkinan ditemukan hewan yang tidak layak. Karena itu, keterlibatan dokter hewan yang memeriksa hingga organ tubuh hewan merupakan langkah yang sangat baik,” katanya.

Ardi juga mengapresiasi 19 tim pemeriksa yang diterjunkan untuk melakukan pengawasan hewan kurban di berbagai lokasi di Kabupaten Mimika.

Menurut dia, kehadiran tim pemeriksa memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam mengonsumsi daging kurban.

Selain itu, Ardi mendorong Pemerintah Kabupaten Mimika mulai mempersiapkan langkah strategis menuju swasembada daging sapi dan kambing.

Ia menilai Mimika memiliki potensi besar untuk pengembangan peternakan karena didukung lahan yang luas.

“Saat ini kebutuhan daging masih banyak dipasok dari luar daerah, padahal dari sisi lahan dan potensi sangat memungkinkan untuk dikembangkan,” tuturnya.

Ardi mencontohkan keberhasilan daerah dalam memenuhi kebutuhan telur ayam secara mandiri. Ia berharap keberhasilan serupa dapat diterapkan untuk produksi daging lokal.

“Kita sudah berhasil mencapai swasembada telur ayam. Harapan saya, ke depan Mimika juga bisa mewujudkan swasembada daging sapi dan kambing,” pungkasnya. (moa)