Asmat, fajarpapua.com - Aksi saling serang antar kelompok warga di Kompleks Mimika dengan gabungan massa dari Kompleks Pelabuhan Lama dan Pelabuhan Ferry, Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, mengakibatkan sejumlah warga mengalami luka-luka.
Sebanyak delapan orang dilaporkan menjalani perawatan di RSUD Agats setelah terkena tembakan senapan angin PCP dalam insiden yang terjadi di Jalan Bhayangkara, Minggu (10/5/2026) malam.
Kapolres Asmat AKBP Wahyu Basuki S.I.K., dalam rilis yang diterima fajarpapua.com mengatakan, aksi tersebut merupakan dampak lanjutan dari perselisihan yang terjadi pada Sabtu (9/5) malam saat sebuah acara ulang tahun di Kompleks Mimika.
Kericuhan itu kemudian memuncak pada Minggu malam dengan melibatkan massa yang lebih besar.
“Situasi sempat memanas karena massa menggunakan bom molotov dan senapan angin PCP untuk menyerang lawan,” ujarnya.
Kapolres menuturkan, korban luka tembak dalam insiden tersebut didominasi remaja dan dewasa muda yang terlibat dalam aksi saling serang.
“Tercatat delapan warga yang didominasi usia remaja dan dewasa muda menjadi korban. Korban berinisial PW, SOS, dan NR dilaporkan mengalami luka tembak di bagian kepala. Sementara korban lainnya mengalami luka di bagian dada, lengan, dan kaki. Saat ini seluruh korban tengah menjalani perawatan intensif oleh tim medis di RS Perpetua J. Safanpo,” bebernya.
Kapolres Asmat mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi isu-isu yang dapat memperkeruh suasana. Ia juga meminta kerja sama seluruh pihak, terutama tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat, untuk meredam warganya masing-masing agar konflik tidak berkepanjangan. (Jef)

