Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Pengurus KONI Mimika 2026–2030 Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Program Nyata dan Pembinaan Atlet

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca7 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mimika periode 2026–2030 resmi dilantik pada Jumat (1/5) di Grand Tembaga Hotel Timika. Pelantikan ini menandai dimulainya kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Ketua terpilih, Antonius Kemong.

Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua KONI Provinsi Papua Tengah, Yosua Tipagau, yang ditandai dengan pembacaan sumpah janji serta penyerahan pataka kepada ketua terpilih.

Dalam sambutannya usai dilantik, Antonius Kemong menegaskan komitmennya untuk membangun olahraga Mimika secara menyeluruh, mulai dari tingkat kampung hingga perkotaan.

Ia menyebutkan, program pembinaan akan selaras dengan visi dan misi pemerintah daerah.

“Kami akan membangun olahraga dari kampung ke kota. Setiap tahun akan digelar Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) untuk melihat potensi atlet lokal. Selain itu, pengurus KONI juga akan dibentuk hingga tingkat distrik,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Mimika serta seluruh cabang olahraga (cabor) yang telah memberikan dukungan dalam proses pemilihan hingga pelantikan.

Sementara itu, Ketua KONI Papua Tengah Yosua Tipagau mendorong kepengurusan baru agar aktif menjaring atlet dari wilayah kampung.

Menurutnya, Mimika memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet berprestasi hingga tingkat nasional.

“Cari atlet sampai ke kampung-kampung. Potensi kita luar biasa. Persiapkan mereka untuk event nasional, bahkan targetkan meraih emas di PON,” tegasnya.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada pengurus baru dan menekankan pentingnya penyusunan program kerja yang realistis dan dapat dilaksanakan.

“Susun program yang pasti dan bisa dijalankan. Jangan hanya sekadar rencana tanpa realisasi. Dana akan kita dukung, tetapi KONI harus aktif melakukan pembinaan, bukan hanya formalitas,” tegasnya.

Bupati juga mendorong agar setiap kampung memiliki fasilitas olahraga serta mengusulkan kepala distrik untuk berperan sebagai ketua KONI tingkat distrik, sehingga pembinaan olahraga bisa didukung melalui anggaran distrik.

Menurutnya, fasilitas olahraga di Timika saat ini sudah cukup memadai, mulai dari lapangan basket berstandar internasional, arena atletik, futsal, biliar, hingga panjat tebing.

“Momentum ini harus menjadi titik awal kemajuan olahraga di Mimika. Potensi kita besar, tinggal bagaimana dikelola dengan baik,” pungkasnya. (ron)