Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

120 Jemaah Haji Asal Mimika Resmi Dilepas Menuju Tanah Suci, Begini Pesan Bupati John Rettob

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi3 menit baca5 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com – Suasana khidmat bercampur haru mewarnai prosesi pelepasan jemaah haji Kabupaten Mimika Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Graha Eme Neme Yauware, Selasa (28/4).

Bupati Mimika, Johannes Rettob bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong melepas secara resmi 120 jemaah haji yang akan menunaikan rukun Islam kelima di Mekah.

Prosesi ini menjadi penanda awal perjalanan spiritual menuju Tanah Suci dengan mengusung tema “Langkah Suci Menuju Baitullah Mengharap Ridha Ilahi” serta semangat pelayanan Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan.

Momentum pelepasan ditandai dengan penyematan syal dan penyerahan koper kepada jemaah tertua, ST Habubah Latif Mangesa (90), serta jemaah termuda, Riswandy Syarifudin (18). Simbol tersebut menjadi representasi kesiapan lahir batin para tamu Allah dalam menapaki ibadah suci.

Tak hanya itu, bendera pataka Merah Putih dan pataka Kementerian Haji dan Umrah turut diserahkan kepada Petugas Haji Daerah (PHD) dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIUH) sebagai simbol tanggung jawab dalam mendampingi jemaah selama di Tanah Suci.

Dalam sambutannya, Bupati Rettob menitipkan pesan agar seluruh jemaah menjaga kesehatan dan memanfaatkan kesempatan ibadah dengan sebaik-baiknya.

“Semoga seluruh jemaah diberikan kelancaran selama perjalanan, kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, serta meraih haji yang mabrur,” ujarnya.

Tahun ini, Mimika memberangkatkan 120 jemaah haji yang didampingi tiga petugas, masing-masing satu petugas layanan kesehatan, satu pembimbing ibadah kloter, dan satu pembimbing KBIUH, sehingga total keseluruhan mencapai 123 orang.

Seluruh jemaah telah melalui tahapan administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga bimbingan manasik sebagai bekal kemandirian selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Keberangkatan jemaah dijadwalkan dalam dua gelombang dari Timika menuju Embarkasi Makassar. Gelombang pertama diberangkatkan pada 29 April 2026 yang diawali dengan pawai syiar dari halaman Eme Neme Yauware menuju Bandara Mozes Kilangin.

Sementara gelombang kedua dijadwalkan pada 10 Mei 2026, dilanjutkan masuk Asrama Haji dan terbang ke Tanah Suci pada 12 Mei 2026.

Jemaah haji asal Mimika tergabung dalam Kloter UPG 29 yang akan diberangkatkan dari Embarkasi Makassar menuju Mekkah. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika, Muhammad Hilal menyampaikan penyelenggaraan haji tahun ini menitikberatkan pada pelayanan inklusif, khususnya bagi kelompok rentan.

Pendampingan khusus disiapkan bagi jemaah lansia, penyandang disabilitas, serta perempuan agar dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Petugas juga diarahkan memberikan layanan prioritas dan memastikan akses yang memadai selama proses ibadah berlangsung.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah yang terus hadir dalam setiap tahapan penyelenggaraan haji, termasuk kontribusi Dinas Kesehatan dalam membantu pembiayaan pemeriksaan kesehatan jemaah.

Kolaborasi lintas sektor, panitia daerah, serta dukungan masyarakat dinilai menjadi kunci kelancaran penyelenggaraan haji tahun ini, sekaligus memperkuat pelayanan bagi jemaah asal Mimika dalam menunaikan ibadah di Tanah Suci. (moa)