Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

OPM Tuduh Militer Indonesia Lakukan Pembunuhan Warga Sipil di Puncak

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi1 menit baca13 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com— Juru bicara Organisasi Papua Merdeka (OPM) Sebby Sambom menyampaikan tuduhan terhadap militer Indonesia terkait dugaan pembunuhan warga sipil di Kabupaten Puncak, Papua, pada 13–15 April 2026.

Dalam pernyataannya yang diterima redaksi fajarpapua.com Senin (20/4), Sebby mengatakan, sebanyak 12 orang asli Papua yang disebut sebagai warga sipil menjadi korban dalam operasi militer yang berlangsung di wilayah tersebut.

Ia juga menyebut, saat peristiwa itu terjadi tidak ada kontak senjata antara pasukan TPNPB dan militer Indonesia.

Menurutnya, informasi yang disampaikan oleh pihak militer melalui sejumlah media di Indonesia terkait dugaan keterlibatan TPNPB dalam pembakaran rumah warga dan pembunuhan sipil tidak benar.

“Pernyataan militer Indonesia dalam peristiwa ini merupakan pembohongan publik yang memutarbalikkan fakta,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sebby menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat karena menyasar warga yang tidak bersenjata.

Ia juga menyerukan perhatian dari pihak internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk menindaklanjuti tuduhan tersebut.(red)