Timika, fajarpapua.com — Suasana duka menyelimuti keluarga besar EM (36) jelang perayaan Paskah, Minggu (5/4) hari ini
Bagaimana tidak, EN yang berprofesi sebagai seorang pendulang emas tradisional ditemukan tewas hanyut di aliran Kali Kabur, area PT Freeport Indonesia, Sabtu (4/4).
Korban EM (36) hanyut diduga kehilangan kendali saat menyeberangi sungai dengan menggunakan alat bantu jerigen.
Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban hendak menyeberang dari Tanggul Timur menuju Tanggul Barat untuk berbelanja kebutuhan pokok.
Menurut informasi yang dihimpun, derasnya arus sungai membuat korban tidak mampu mengendalikan diri hingga akhirnya terseret dan hilang.
Rekan-rekan sesama pendulang yang melakukan pencarian kemudian menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa di area MP 30.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Kuala Kencana yang dipimpin Wakapolsek Ipda Daniel Sitawa langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.
Jenazah korban selanjutnya dibawa menggunakan ambulans dengan pengawalan ketat menuju RSUD Kabupaten Mimika.
Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan tim medis guna penanganan lebih lanjut sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (mas)

