Jayapura, fajarpapua.com – Kabar duka datang dari dunia politik Papua Tengah. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia Papua Tengah, Nesco Wonda, dikabarkan meninggal dunia pada Minggu, 22 Februari 2026 di RSUD Yowari Sentani, Kabupaten Jayapura.
Informasi yang beredar menyebutkan almarhum menghembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
Kepergian tokoh politik asal Papua Tengah ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan politik, serta para kader PSI di wilayah Papua.
Ucapan belasungkawa pun mengalir disejumlah lini massa dari berbagai kalangan yang mengenal sosoknya sebagai figur yang aktif membangun jaringan politik dan memperkuat konsolidasi partai di wilayah Papua Tengah.
Penggerak PSI di Papua Tengah
Almarhum dikenal sebagai salah satu tokoh yang berperan dalam membangun struktur organisasi PSI di provinsi baru Papua Tengah.
Ia dipercaya memimpin DPW PSI Papua Tengah sejak pembentukan kepengurusan partai di wilayah tersebut.
Nesco Wonda sebelumnya memiliki pengalaman panjang di bidang pemerintahan dan politik daerah, termasuk pernah menjabat sebagai Ketua KPU serta Ketua DPRD Kabupaten Puncak Jaya sebelum bergabung dalam pengembangan partai di Papua Tengah.
Dalam berbagai kesempatan, ia juga aktif mendorong konsolidasi kader dan penguatan basis partai di kabupaten-kabupaten wilayah Papua Tengah seperti Nabire, Mimika, Paniai, Dogiyai, dan Intan Jaya.
Komitmennya tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pengaruh PSI di kawasan timur Indonesia.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan bagi keluarga besar PSI dan masyarakat Papua Tengah yang mengenalnya sebagai tokoh yang aktif dalam dinamika politik daerah.
Rekan-rekan dan kader partai menyampaikan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
"Selamat jalan kawanku Nesco Wonda, Ketua DPW PSI Papua Tengah. Meskipun harus berpisah, kita tetap akan menjadi sahabat yang selalu ada di hati masing-masing." Sampai bertemu di dunia baru," ujar mantan Caleg Provinsi Sulawesi Tenggara dari PSI, Rudy Oscar Massie dalam unggahannya, Minggu (22/2).
Duka juga diungkapkan Kiki J Chalvin Kogoya, kader muda PSI ini mengenang terakhir kali saat berdiskusi dengan almarhum.
"Saya ambil gambar ini habis makan siang saat itu kita diskusi banyak hal bersama Kaka, Yotam R. Wonda & Kaka Nesco Wonda pada saat Rakernas PSI di Makassar tepat pada 31 Januari 2026. Ternyata dibalik gambar ini meninggal luka yang amat dalam atas perpisahan diantaranya Kaka Nesco Wonda berpaling dibalik sejuta bumi yang tak akan pernah kita saling sapa seperti ini lagi," tulisnya.
“Tuhan yang memberi, Tuhan pula yang mengambil. Terpujilah nama Tuhan,” demikian ungkapan duka yang disampaikan sejumlah kerabat dan kolega politik mengenang almarhum. (mas)

