Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Lima Anak SD di Distrik Agimuga Dinyatakan Belum Bisa Ikut Ujian Akhir, Sekolah Dipalang

Orang tua memalang SD YPPK di Aramsolki.
Orang tua memalang SD YPPK di Aramsolki.Foto / MIMIKA
Redaksi FP1 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Kegiatan ujian akhir siswa Kelas VI SD Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) di Aramsolki distrik Agimuga Mimika sempat terhenti, Kamis (12/5) lantaran dipalang orang tua murid.

Kadistrik Agimuga, Paulus Kilangin ketika dihubungi fajarpapua.com Kamis (12/5) mengatakan untuk informasi sementara saat ini sekolah tersebut masih dipalang oleh sejumlah orang tua murid.

"Ada lima orang anak yang sebenarnya duduk di kelas 6 tapi kepala sekolah menurunkan mereka ke kelas 5, mereka tidak berhak ikut ujian karena belum bisa baca," ujarnya.

Menurut Kadistrik, sebetulnya anak-anak tersebut bisa membaca dan menulis.

"Tetapi alasan yang disampaikan oleh kepala sekolah itu anak-anak tidak tahu baca tulis dan dengan alasan itu mereka diturunkan ke kelas 5," katanya.

Hingga pagi tadi informasi yang didapat sekolah tersebut masih dipalang dan untuk kegiatan Ujian Sekolah belum terlaksana. (feb)