Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Tetap Pekerjakan Para Honorer, Rafael: Saya Tidak Bisa Rumahkan Mereka

Lurah Kelurahan Otomona Rafhael Tomasoa
Lurah Kelurahan Otomona Rafhael TomasoaFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Kelurahan Otomona tetap mempekerjakan 10 tenaga honorer nya meski sudah ada SK Bupati Nomor 800/323 tentang pemberhentian tenaga honorer

"Saya tidak bisa rumahkan mereka (honorer) karena tanpa mereka ini semua tidak akan jalan, apalagi persoalan sampah yang tiap hari menumpuk" ujar Lurah Otomona, Rafael Tomasoa, Rabu (9/6).

Meski gaji para honorer itu sudah dibekukan namun Lurah Otomona tetap memberikan gaji seadanya

"Mereka semua tahu, merasakan, jadi saya juga tetap memberikan dia gaji ya walaupun sangat kurang tapi bagaimana memang keadaannya seperti ini" jelasnya

Tanpa tenaga honorer lanjutnya, Kelurahan Otomona sangat kesulitan dalam pengelolaan sampah yang sudah diambil alih oleh pihaknya sejak awal Mei lalu

"Ini saja sebenarnya masih kurang tenaga, 10 honorer itu semua sudah terbagi rata bagiannya masing-masing, untuk itu saya ambil orang dari luar ikut kerja dalam pengambilan sampah dengan armada yang sudah disediakan" katanya

Rafael menegaskan dirinya tidak mungkin memangkas jumlah honorer yang saat ini bekerja di Kelurahan Otomona.

"Karena yang aktif bekerja untuk menangani sampah yang tersebar di 9 RT dan 6 ribu lebih warga Otomona adalah tenaga honorer. Kalau ada PNS yang menggantikan tenaga honorer yang ada disini, saya siap berhentikan semua honorer," jelasnya.

Tarik Retribusi Sampah

Dalam kesempatan itu Rafael mengungkakan, pihaknya saat ini sudah menarik retribusi sampah kepada rumah tangga, tempat usaha maupun perusahaan yang ada di Kelurahan Otomona.

"Besaran retribusi sudah ditetapkan pihak kelurahan. Penarikan retribusi secara rutin dilakukan setiap awal bulan," ujarnya.

Retribusi sampah saat ini lanjutnya,mencapai 21 juta rupiah perbulan.

"Setiap bulan ada penarikan iuran warga, jadi mulai awal bulan sudah dilakukan penarikan rutin. Semua untuk kebutuhan bersama terutama untuk menggaji honorer ini, saya sangat-sangat berterima kasih kepada mereka (honorer) tanpa dia program ini tidak akan berjalan hingga saat sekarang" tutupnya. (feb)