Merauke, fajarpapua.com – Guna mencegah atau memutus mata rantai penularan/penyebaran Virus Corona Varian Baru B.117, B.1351 dan B.1615 di Kabupaten Merauke, pemerintah daerah dan instansi terkait melakukan pengawasan ketat terhadap mobilisasi penduduk baik pergi maupun datang dengan menggunakan alat transportasi udara.
Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT dalam suratnya Nomor 440/1842 tertanggal 20 Mei 2021, mengajak semua stakeholder terutama unsur-unsur terkait seperti Pangkalan Udara J.A Dimara Merauke, Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, Kantor Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah X Merauke, UPBU Bandara Mopah Merauke dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Merauke serta semua pihak, untuk memperketat pengawasan keluar-masuknya penumpang pesawat untuk mencegah masuk dan menyebarnya Varian Baru Virus Corona di Merauke.
“Untuk itu perlu diperhatikan beberapa hal. Antara lain terhadap penumpang yang hendak melakukan perjalanan keluar daerah diwajibkan melakukan Rapid Test Antigen 1 (satu) hari sebelum keberangkatan dengan dibuktikan Surat Keterangan Bebas Covid.
Demikian penumpang yang datang di Kabupaten Merauke diwajibkan melakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen 1 (satu) hari sebelum keberangkatan dan test ulang pada saat tiba, sebagaimana di Kabupaten Merauke.
Pemeriksaan Rapid Test Antigen pada saat tiba di bandara di Ruang Kedatangan Bandar Udara Mopah Merauke. Atas perhatian dan perkenaannya saya sampaikan terima kasih,” tegas Bupati Merauke dalam suratnya, Kamis (20/5).
Menanggapi hal tersebut, salah seorang warga masyarakat Kota Merauke, Aleksander (43) yang ditemui di Jl. Raya Mandala, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten di bawah kepemimpinan Bupati Romanus Mbaraka yang dengan tegas mengambil kebijakan untuk memerangi dan mencegah masuknya jenis baru Virus Corona ini.
Dia mengaku kebijakan itu penting untuk diambil untuk menyelamatkan warga Kabupaten Merauke dari wabah yang mematikan itu.
“Ini sangat penting. Mengingat, Virus Corona jenis baru ini sangat bahaya. Kita saja dengan Virus Corona yang lama ini sudah sangat meresahkan, karena korbannya terbukti sudah sangat banyak.
Jadi saya juga minta kepada kita sesama warga Merauke untuk selalu patuh terhadap kebijakan pemerintah. Ini untuk keselamatan jiwa kita semua juga. Jangan ada yang bantah,” pintanya tegas. (hrs)

