Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Istri Para Kepala Distrik Diminta Ikut Suami ke Tempat Tugas, Wabup JR : Dibelakang Suami Sukses Ada Istri yang Hebat

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob
Wakil Bupati Mimika, Johannes RettobFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca3 kali dibaca

Timika fajarpapua.com - Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob mengingatkan istri para kepala distrik yang tidak terikat dinas/pekerjaan di Kota Timika agar mengikuti suami di tempat tugas.

Pernyataan itu disampaikan Wabup JR saat diwawancarai wartawan usai membuka kegiatan Rakerda II TP PKK Kabupaten Mimika di Hotel Horison Ultima, Selasa (18/5).

Dikemukakan, selama ini ada istri kadistrik yang tidak mengikuti suami ke tempat tugas akibatnya tugasnya sebagai ketua TP PKK distrik tidak dijalankan secara maksimal.

"Istri Kadistrik harus mendampingi suami supaya suami bisa betah berlama-lama di tempat tugas, dan Kadistrik harus mengajak istri ke tempat tugas. Kami akan pantau posisi kadistrik yang tidak membawa istrinya ke tempat tugas," ungkap Wabup JR.

Ia kembali mendengungkan ungkapan yang sering diucapkan orang bahwa dibelakang pria sukses terdapat istri yang hebat.

"Ingat, dibelakang suami sukses pasti ada sosok wanita yang hebat. Ini nyata, bisa dilihat buktinya di Timika, kalau istrinya hebat pasti suami sukses," pungkasnya.

Sebagai ketua TP PKK distrik, lanjut Wabup JR, keberadaan istri kepala distrik di tempat tugas juga agar bisa memberi pelatihan dan motivasi bagi kader-kader PKK.

Sebab, terbukti keberadaan PKK ikut mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus mendorong terbentuknya generasi Papua yang handal.

"Sesuai amanat presiden bahwa Papua adalah provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi dibanding 34 provinsi lain di Indonesia. Bayangkan dimasa pandemi ini ekonomi kita tumbuh 14,82 persen, ini semua berkat kerjasama pemerintah dan team penggerak ibu-ibu PKK," tandasnya.

Selain itu, dia berharap istri para kepala distriklah yang memberi motivasi kepada ibu-ibu di distrik dan kampung agar mengikuti posyandu, memperhatikan gizi anak.

"Bagaimana kita mau harap generasi berikut sukses kalau anak terkena stunting, ini yang harus diperhatikan," tegasnya.(boy)