Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Kampung Mandiri Jaya Lakukan Pemutakhiran Data Indeks Desa Membangun Berbasis SDGS

Petugas sedang melakukan pemutakhiran data di Distrik Wania
Petugas sedang melakukan pemutakhiran data di Distrik WaniaFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Proses Pemutakhiran Data Indeks Desa Membangun (IDM) Berbasis Sustainable Development Goals (SDGS) Oleh Kelompok Kerja Pembimbing Pendataan Desa Tahun 2021 di Kampung Mandiri Jaya, Distrik Wania akan berlangsung hingga 31 Mei mendatang.

Tenaga Ahli Infrastruktur Desa, Krispinus Aris kepada fajarpapua.com, Jumat lalu mengatakan kegiataan pendataan tersebut dilakukan untuk mengetahui secara lebih jelas warga yang terdata dan yang belum.

"Dalam proses pendataan, kami lakukan pendalaman data-data dari level keluarga hingga level warga," jelasnya.

Dikatakan pemutakhiran Data IDM Berbasis SDGS Desa Tahun 2021 ini dimulai sejak tanggal 1 Maret hingga 31 Mei 2021.

"Kami ditugaskan oleh kementerian desa untuk mengupdate data IDM dari tiap-tiap kampung, pendataan itu sekarang dilakukan lebih mendalam" ujar Krispinus.

Pendataan berbasis SDGS Desa ini lanjutnya, ada 18 tujuan yang akan didata terkait pencapaian pembangunan. Selain itu ada tiga quesioner yang harus di isi yaitu, pendataan di tingkat keluarga atau individu, pendataan di tingkat RT, kemudian pendataan di tingkat Desa.

Untuk Provinsi Papua sendiri ujar Krispinus data yang sudah update baru 4 desa karena faktor lokasi yang sulit sehingga petugas kesulitan untuk menjangkau daerah yang lain.

"Kami berharap untuk Kampung Mandiri Jaya dalam satu minggu kedepan ini dapat terselesaikan untuk pendataan SDGS agar segera dapat diupdate IDM nya melalui aplikasi SDGS itu" harapnya.

Adapaun tujuan dari pendataan IDM ini supaya terlihat status desa tersebut masuk dalam kategori desa tertinggal, desa sedang berkembang, desa mandiri atau desa maju.

"Dengan begitu pemerintah pusat dapat mengalokasikan dana sesuai keadaan desa tersebut" lanjutnya. (feb)