Timika, fajarpapua.com - Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos, MM menghadiri Pembukaan Latihan Kader (LK) 1 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jayapura Komisariat Mimika, Jumat (19/3).
Wabup JR saat mengisi Orasi Ilmiah dengan judul "Mimika Sebagai Kota Emas Menuju Provinsi Papua Tengah", menyatakan Mimika sebagai kabupaten tentunya sangat siap dengan adanya pemekaran Provinsi Papua Tengah.
Gebrakan tersebut bertujuan agar Papua mengalami perkembangan serta mempermudah pembangunan di tanah Papua ini.
"Ada dua hal yang terjadi di Papua tahun 2021 dimana akan dilakukan evaluasi tentang Otonomi Khusus, belakangan kita tahu banyak yang menolak Otsus," paparnya.
Yang kedua adanya pemekaran Provinsi Papua Tengah, hal ini juga terjadi penolakan oleh beberapa pihak.
"Terus kalau ditolak semua, Papua mau berkembang melalui jalur mana? Kesini ditolak, di sana ditolak," tegas Wabup JR.
Ia mengatakan, Kabupaten Mimika dari sisi semua sektoral kepemerintahan maupun Masyarakat siap menuju pemekaran Provinsi Papua Tengah.
"Tidak ada orang Amungme dan Kamoro menolak pemekaran, tidak kan?" bebernya.
Dengan adanya beberapa Pemekaran Provinsi Papua Tengah maka Wabup Mimika meminta semua Mahasiswa memberikan saran dan kritikan serta pemikiran-pemikiran bagus kepada pemerintah maupun masyarakat.
"Kalian mahasiswa harus berani membuat rincian-rincian, membuat forum, membuka ruang diakusi," ujarnya.
Setelah sambutan, Wabup didampingi Ketua Umum HMI, Muhammad Amin memukul tifa sebagai tanda bahwa LK1 HMI resmi di buka.(rul)

