Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Viral!!! Mahasiswa Asal Papua Rela Jadi Kuli Bangunan Untuk Raih Gelar Sarjana di Tanah Rantau

20210114_115543
20210114_115543Foto / MIMIKA
fajar Papua2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Dunia maya di Timika saat ini sedang viral dengan kisah mahasiswa asal Papua yang berhasil menyelesaikan kuliahnya di Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Yang membuatnya viral, bukan gelar sarjana yang kini disandangnya. Tetapi yang membuat banyak orang kagum adalah bagaimana perjuangan anak yatim piatu ini menyelesaikannya.

Kisah yang bisa menjadi inspirasi para pemuda di Papua ini pertama kali ditulis oleh akun Facebook, Palopo Info, Rabu (13/1) lalu.

Dalam tulisannya, akun ini menggambarkan pahit getirnya kehidupan yang dirasakan mahasiswa Universitas Andi Djemma asal Papua, Yundimiron Penggu, selama ia kuliah di Kota Palopo.

Lanjutnya, peraih IPK 3,3 ini, diwisuda sebagai Sarjana S1 dengan gelar akademik SAN, Rabu 13 Januari 2021, di Gedung MCH Palopo.

Usai wisuda, pria yang akrab disapa Yundi, menceritakan kisahnya sebagai mahasiswa Unanda di Palopo.

Yundi yang kelahiran Klaten, 21 Juli 1997, merupakan sosok yatim piatu. Ayahnya meninggal saat ia berusia 7 tahun dan ibunya lebih dulu meninggal ketika ia beranjak 3 tahun.

Tanpa kedua orangtua, Yundi harus hidup mandiri.

Singkat cerita, untuk memenuhi biaya kuliahnya di Palopo, Yundi mau tak mau mesti berjuang. Kadang-kadang, ia menjadi tukang batu atau kuli bangunan bersama anak-anak perantau dari NTT, pekerjaan ini ia lakoni guna memenuhi kebutuhan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp1.100.000/semester.

"Saya dapat melewati semua rintangan dengan sabar dan yang paling utama tidak pernah surut dalam berjuang," kisahnya.

Kisah Yundi yang dibagikan ke grup Facebook oleh akun Elson Sampe Datu itu mendapat ratusan tanggapan dari warganet Timika dan bahkan Papua.

Akun IrMha Haikal Afif mengaku kagum dengan kemandirian Yundi. "Mandiri yg sesungguhnya. Tanpa kedua org tua men. Tdk gengsi krja bangunan. Smoga jd org yg sukses n patut jd org sukses. Org besar hrus melihat ini. Sedih bca nya . Sangat merasakan gk punya kdua org tua itu sprti apa," tulisnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh akun, Maria Dawan dalam unggahanya. "Luar biasa salut buat ade ko sa terharu sekali krn sa juga anak yatimpiatu.Sa sgt bangga pulanglah ke PAPUA biar jadi inspiratif bagi kami anak2 PAPUA yg lain.KABUPATEN TOLIKARA MENANTIMU PLGLAH krn kamu berasal darisitu," ujarnya.

Sedangkan akun Inosukirno Wayoi meminta Yundi tetap rendah hati jika nanti diberi rezeki sebagai pejabat di Papua. "Ketika anda meraih gelar sarjana, banyak yg menyanjung, tetapi janganlah lupa stelah jadi pejabat, tengoklah kebawah, saudara-saudarimu yang membutuhkan uluran tangan kasihmu, agar engkau juga di berkati Tuhan," wejangannya. (mas)