Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Kepala Suku Minta Perekrutan Anggota TNI dan Polri Prioritaskan Anak Amungme dan Kamoro

TNI
TNIFoto / MIMIKA
fajar Papua2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Kepala suku yang juga tokoh masyarakat Kamoro, Timoteus Samin meminta TNI/Polri terus bersinergi dengan masyarakat lokal yang ada di Kabupaten Mimika. Salah satunya, pererkutan anggota TNI Polri mempiroritaskan generasi muda Amungme dan Kamoro.

“Acara yang dilakukan TNI (Kogapwilhan) ini dalam rangka menjalin keakraban, kebersamaan dengan rakyat, hubungan yang selaras antara TNI dengan rakyat. Dengan demikian semboyan TNI lahir dari rakyat bisa terwujud,” kata Timoteus Samin usai acara bakar batu di Mako Kogabwilhan III di Kampung Limau Asri, Rabu (2/12).

Dia mengucapkan terima kasih kepada TNI yang selalu melibatkan Suku Kamoro dan Amungme dalam setiap agenda besar. Keakraban yang terjalin selama ini perlu dijaga bersama agar kedepan lebih harmonis lagi.

Soal sinergi, jelas dia, tidak hanya kegiatan seremonial semacam itu, tapi lebih dari itu ada kegiatan pemberdayaan yang dapat melibatkan masyarakat dua suku.

"Mungkin di lembaga TNI ada pelatihan-pelatihan apa bisa melibatkan generasi muda Kamoro dan Amungme. Atau setiap tahun ada program penerimaan anggota TNI, setidaknya TNI AD, TNI AU, TNI AL, Kepolisian dapat merekrut anak-anak dua suku," harapnya.

Dikemukakan Kogabwilhan baru dibangun, setelah aktif diharapkan bisa merekrut anak-anak asli dua suku untuk bisa jadi pegawai atau tenaga lepas.

"Permintaan kami agar pimpinan Kogabwilhan, Dandim 1710, Komandan Lanal Timika, Komandan Lanud Timika, Kapolres dan jajaran Polri yang lain bisa pertimbangkan hal ini. Kami bukan memaksa tapi kalau ada kesempatan kenapa anak-anak asli tidak bisa jadi anggota TNI atau polisi,” terang Timoteus.

Khusus kepada masyarakat Kamoro, dia berpesan untuk menjaga kehadiran Kogabwilhan di wilayah adat Kamoro itu.

"Jaga persatuan ,kebersamaan yang sudah terjalin, apalagi dalam bulan ini orang Kamoro mau menyambut kedatangan Yesus dengan penuh kedamaian, sukacita, dan tidak boleh ada permusuhan, konflik dan pertikaian. Jika kedepan ada anak-anak sudah selesai sekolah, seagai orang tua bisa cari informasi di Kodim, Kogabwilhan III, Lanud, Lanal, dan Polres supaya anak-anak itu bisa ikut seleksi calon anggota TNI dan polisi. Hindari miras, jauhi pergaulan bebas, dan jaga diri supaya jangan kena penyakit. Sebab calon tentara dan polisi pemeriksaan kesehatan sangat ketat jadi yang itu harus jaga betul," pesannya.(tim)