Timika, fajarpapua.com
Tidak beroperasi sejak Maret 2020 akibat wabah pandemi Covid 19, kehadiran kapal penumpang milik PT Pelni menjadi moment yang paling ditunggu warga Timika saat ini. Setiap hari ada saja warga yang mengecek jadwal kapal di kantor PT Pelni, Jalan Kartini.
Terkait hal itu, Kepala Cabang PT Pelni Timika Dadang Rukmana kepada Fajar Papua Senin (10/8) mengatakan hingga kini belum ada jadwal pelayaran kapal Pelni. Penyebabnya, beberapa pelabuhan belum sepenuhnya membuka akses kapal penumpang.
“Seperti Asmat, Merauke, Kaimana, dan Tual belum buka sepenuhnya. Kami menunggu pemberitahuan dari Pelni pusat,” ungkap Dadang.
Ia mengatakan, saat ini kapal penumpang milik PT Pelni berlabuh di sejumlah pelabuhan seperti KM Leuser di Makassar dan KM Sirimau di Kupang. “Kalau sudah ada pemberitahuan resmi tentu tiket kapal akan kami jual untuk umum,” paparnya.
Selama ini terdapat tiga kapal Pelni yang rutin melakukan pelayaran terjadwal ke Pelabuhan Pomako Timika yaitu KM Tatamailau, KM Leuser dan KM Sirimau. Namun semenjak 26 Maret, ketiga kapal Pelni tersebut tidak lagi melayani pelayaran ke wilayah selatan Papua lantaran adanya kebijakan Pemprov Papua yang diikuti oleh sejumlah kabupaten/kota di wilayah itu yang menutup total akses pelayaran bagi seluruh kapal penumpang ke wilayah Papua.
Menurut Dadang, penumpang kapal Pelni dari Pelabuhan Pomako Timika sebagian besar tujuan ke Tual dan Dobo di wilayah Provinsi Maluku. Serta sejumlah pelabuhan di wilayah NTT seperti Maumere, Lembata, dan Labuan Bajo.
Namun sejumlah pelabuhan itu hingga sekarang masih ditutup dari aktivitas pelayaran kapal penumpang.
"Meskipun Pemda Mimika sudah membuka kembali Pelabuhan Pomako bahkan sudah ada petunjuk teknis bagaimana protokol kesehatan yang diterapkan bagi penumpang yang akan berangkat dan tiba, tapi kalau di pelabuhan tujuan belum dibuka maka tentu penumpang juga tidak bisa berangkat," jelasnya.
Dia berharap kapal Pelni bisa secepatnya beroperasi untuk melayani angkutan penumpang ke sejumlah daerah tujuan.(ana)

