Timika
Kapal penumpang PT Pelni, Sabuk 77, dari Kaimana direncanakan tiba di Pelabuhan Pomako, sekitar pukul 17.00 WIT, Minggu (26/7) sore. PT Pelni sudah menyurati Tim Gugus Covid 19 Kabupaten Mimika agar melakukan rapid test terhadap setiap penumpang yang turun.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra kepada Fajar Papua, Minggu pagi, mengatakan pihaknya akan melakukan rapid test terhadap semua penumpang baik melalui jalur udara maupun laut yang masuk Mimika.
"Karena pengalaman beberapa hari lalu penumpang pesawat yang punya surat keterangan sehat setelah dirapid test satu orang reaktif. Kemudian setelah kita swab, ternyata sembilan penumpang positif. Ini artinya semua penumpang yang masuk Mimika wajib dicurigai" ungkapnya.
Menurut Reynold, sejauh ini perkembangan virus Covid 19 di Mimika masih bisa dikendalikan. Pihaknya melakukan tracing dari anggota keluarga maupun orang yang pernah kontak dengan pasien positif.
"Masih bisa dikendalikan. Tapi kami ingatkan masyarakat supaya patuhi 3 M, Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak" katanya.
21 Jenazah Dikubur Sesuai Protokoler Covid 19
Warga Mimika harus lebih berhati-hati. Terhitung hingga Sabtu (25/7), pasien Covid 19 yang meninggal dunia terus bertambah.
Reynold Ubra ketika dikonfirmasi Fajar Papua Sabtu malam mengatakan, sebanyak 15 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid 19 meninggal dunia. Sedangkan pasien positif Covid 19 yang meninggal sebanyak 6 orang.
Sehingga total sudah 21 jenazah yang dikuburkan secara protokoler Covid 19 di blok khusus Pekuburan Umum SP 1 Timika Papua.
“Hari ini pasien positif Covid 19 yang meninggal bertambah satu orang. Jadi total keseluruhan sudah enam orang. Sedangkan PDP yang meninggal 15 orang,” ungkapnya.
Dikatakan, terhitung pukul 19.00 WIT Sabtu (25/7) terdapat penambahan 4 kasus baru positif.
“Yang sembuh sampai sore ini tidak mengalami penambahan,” tukasnya.
Dijelaskan update persebaran kasus aktif COVID-19 di Mimika Per 25 Juli 2020, pukul 18.30 WIT. Ada penambahan 4 kasus baru positif dari Distrik Tembagapura 2 kasus, Distrik Mimika Baru dan Distrik
Kuala Kencana masing-masing 1 kasus. Dengan demikian kumulatif kasus positif berjumlah 497 dan kasus aktif sebanyak 69, sedangkan total yang sembuh tetap 422 orang
Status zona merah berdasarkan distrik yaitu Distrik Mimika Baru dan Distrik Tembagapura. Khusus Kelurahan Tembagapura masih zona merah.(boy)

