Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Lilin Diduga Penyebab Terbakarnya Gereja Katolik Stasi St Fransiskus Xaverius Pomako

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com – Kelalaian mematikan lilin usai ibadah diduga menjadi penyebab terbakarnya Gereja Katolik Stasi St Fransiskus Xaverius Pomako di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (27/5).

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomako, Frits G Nanlohi mengungkapkan, kebakaran bermula setelah jemaat selesai melaksanakan ibadah dan meninggalkan gereja dalam keadaan lilin masih menyala.

“Penyebabnya diduga karena jemaat lupa mematikan lilin usai ibadah,” kata Kapolsek.

Ia menjelaskan, sekitar pukul 18.00 WIT jemaat melaksanakan ibadah dengan menyalakan lilin di dalam gereja.

Setelah ibadah selesai, para jemaat pulang dan menutup gereja tanpa menyadari lilin masih menyala.

Lilin yang terus menyala hingga habis kemudian memicu api dan menyambar bagian dinding gereja yang sebagian besar berbahan kayu.

Kobaran api dengan cepat membesar hingga menghanguskan seluruh bangunan gereja.

“Biasanya saat ibadah memang menyalakan lilin. Setelah ibadah selesai jemaat pulang, namun lilin lupa dimatikan. Saat lilin habis, api menyambar dinding kayu gereja sehingga api cepat membesar,” jelasnya.

Petugas pemadam kebakaran bersama aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman.

Api akhirnya berhasil dipadamkan, namun bangunan gereja dilaporkan hangus dan rata dengan tanah.

Selain itu, Kapolsek menyebut sempat terjadi pelemparan terhadap mobil pemadam kebakaran oleh sejumlah warga di lokasi kejadian.

Meski demikian, situasi berhasil dikendalikan aparat keamanan.

“Situasi sudah aman dan terkendali, api juga sudah berhasil dipadamkan,” ungkapnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk memastikan lilin maupun sumber api lainnya benar-benar dipadamkan setelah digunakan, terutama di bangunan berbahan kayu yang mudah terbakar. (ron)