Timika, fajarpapua.com – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika memastikan seluruh hewan kurban yang disembelih di Masjid Sabilul Muttaqin, Jalan Poros SP2–SP5, dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi masyarakat pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5).
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Mimika, drh. Yetty Herviyanti Taramen, mengatakan pihaknya menerjunkan puluhan petugas untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban mulai dari sebelum penyembelihan hingga proses pembagian daging kepada masyarakat.
“Di lokasi Masjid Sabilul Muttaqin terdapat lima ekor sapi dan 10 ekor kambing yang disembelih. Hingga proses pemeriksaan berlangsung, seluruh hewan kurban dalam kondisi aman, sehat, dan layak dikonsumsi,” ujarnya.
Menurut Yetty, sekitar 30 personel diterjunkan dan tergabung dalam tim pemeriksaan serta pengawasan hewan kurban.
Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses penyembelihan, pengulitan, pemeriksaan organ dalam, hingga pengemasan dan distribusi daging kepada masyarakat.
“Kami memastikan setiap tahapan berjalan sesuai standar kesehatan hewan. Organ bagian dalam diperiksa untuk memastikan tidak ada penyakit yang dapat membahayakan masyarakat. Tujuan kami adalah menghadirkan daging kurban yang ASUH, yaitu Aman, Sehat, Utuh, dan Halal,” jelasnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Penyembelihan Hewan Kurban Yayasan Assalam Timika, Arianto, mengatakan pelaksanaan kurban tahun ini merupakan hasil kolaborasi sejumlah lembaga dan organisasi, di antaranya Masjid Sabilul Muttaqin, SIT Permata Papua, Salimah Mimika, serta Kelas Assalam Timika.
“Alhamdulillah tahun ini kami menerima tujuh ekor sapi dan 10 ekor kambing dari para pekurban. Dari tujuh sapi tersebut, lima ekor disembelih di lokasi Masjid Sabilul Muttaqin, satu ekor di Masjid Darul Ikhlas, dan satu ekor lainnya di Masjid Al Fatah SP3,” katanya.
Ia menjelaskan, persiapan pelaksanaan kurban telah dilakukan sejak dua bulan lalu atau tidak lama setelah Hari Raya Idulfitri.
Panitia melakukan penggalangan dana, pendataan pekurban, hingga menyiapkan berbagai kebutuhan teknis pelaksanaan penyembelihan.
“Dalam waktu sekitar dua bulan, kami berhasil menghimpun hewan kurban, sedekah daging, serta dukungan dari masyarakat. Persiapan lainnya seperti pembentukan panitia, perlengkapan penyembelihan, hingga konsumsi juga telah dilakukan jauh-jauh hari,” ungkapnya.
Selain menyalurkan daging kepada masyarakat, panitia juga menyiapkan santunan bagi anak yatim.
Puluhan anak yatim dijadwalkan menerima bantuan berupa santunan dan daging kurban sebagai bagian dari kegiatan berbagi di momentum Iduladha.
“Insya Allah amanah para pekurban dapat tersampaikan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak-anak yatim. Semoga menjadi amal ibadah yang diterima Allah SWT dan membawa keberkahan bagi semua pihak,” ujarnya.
Dari hasil penyembelihan lima ekor sapi di lokasi utama, panitia memperkirakan sekitar 400 paket daging dapat dibagikan kepada warga. Ditambah sedekah daging dan distribusi dari hewan kurban lainnya, total paket yang disalurkan diperkirakan mencapai lebih dari 600 paket.
Arianto berharap kesadaran masyarakat untuk berkurban terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. Ia juga berharap ketersediaan hewan kurban di Mimika semakin memadai dengan harga yang lebih terjangkau.
“Antusiasme masyarakat untuk berkurban tahun ini sangat baik. Harapan kami tahun depan jumlahnya semakin meningkat. Kami juga berharap ketersediaan sapi dan kambing di Mimika semakin banyak sehingga harga bisa lebih stabil dan terjangkau bagi masyarakat,” tutupnya. (moa)

