Timika, fajarpapua.com – Tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika dilempari warga saat hendak menuju lokasi kebakaran Gereja Katolik Stasi Santo Fransiskus Xaverius Pomako, Rabu (27/5/2026) malam.
Kepala BPBD Mimika Agustina Rahaded mengatakan, tiga unit mobil damkar yang dikerahkan menuju lokasi kebakaran dihadang warga di depan kompleks Pertamina Pomako.
“Satu unit mobil berkapasitas 3.000 liter mengalami kaca pecah karena dilempari warga,” ujarnya.
Menurut Agustina, akibat situasi tersebut, petugas terpaksa membatalkan upaya pemadaman dan memutar balik kendaraan menuju Timika demi menyelamatkan sopir maupun armada pemadam.
“Terpaksa tiga unit mobil belok di halaman Pertamina lalu kembali ke Timika, ini demi keselamatan sopir dan mobil,” tuturnya.
Ia menjelaskan, warga diduga kesal karena mobil pemadam dianggap lambat ke lokasi kebakaran. Padahal jarak Timika - Pomako yang cukup jauh ikut mempengaruhi waktu petugas tiba di lokasi kebakaran.
“Lokasi Pomako cukup jauh, petugas kami langsung bergerak setelah menerima laporan,” katanya.
Agustina mengaku memahami kekesalan warga, namun masyarakat juga diharapkan memahami kondisi jarak tempuh menuju lokasi kebakaran.
“Kami memahami kekesalan warga, tapi harus dipahami juga lokasi cukup jauh, tadi petugas kami sudah kebut, mujur tidak terjadi apa-apa di jalan," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran Gereja Katolik Stasi Santo Fransiskus Xaverius Pomako belum diketahui secara pasti.(fan)

