Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

8 Jenazah Pendulang Emas Disebut Mulai Membusuk, TPNPB Klaim Masih Siaga 1 di Lokasi Penembakan

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi1 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim masih melakukan siaga satu di lokasi penembakan di wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan.

Dalam siaran pers yang diterima Jumat (22/5), juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom menyebut pasukan dari Kodap XVI Yahukimo masih berjaga di lokasi kejadian pasca penyerangan yang diklaim terjadi pada 17 hingga 20 Mei 2026.

Sebby mengatakan, delapan korban tewas dalam insiden tersebut merupakan agen intelijen militer Indonesia yang menyamar sebagai pendulang emas ilegal.

“Delapan mayat yang masih ada ini, silahkan aparat militer Indonesia datang ambil karena mayat-mayat ini sudah mulai busuk dan akan menjadi makanan bagi hewan buas di hutan-hutan di Yahukimo,” ujar Sebby.

Ia juga mengklaim operasi itu dilakukan sebagai balasan atas tewasnya dua anggota mereka dalam kontak bersenjata di Dekai pada 17 Mei 2026 lalu.

Mereka mengeluarkan peringatan kepada aparat keamanan Indonesia yang disebut akan menggunakan peralatan canggih untuk mengevakuasi korban.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari TNI maupun Polri terkait proses evakuasi.