Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Seorang Warga Dibunuh OTK di Lokasi Tambang Emas Kali Fis Yahukimo, Leher Korban Hampir Putus

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com – Aksi kekerasan kembali terjadi di wilayah tambang emas Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Seorang warga berinisial HM (37) dilaporkan tewas dibunuh oleh orang tak dikenal (OTK) di pondok tempat tinggalnya di kawasan tambang emas Kali Fis, Senin (18/5) sekitar pukul 14.00 WIT.

Berdasarkan informasi yang diterima fajarpapua.com, sebelum kejadian korban bersama dua rekannya baru saja selesai melakukan aktivitas penambangan emas di Kali Fis dan kembali ke pondok untuk beristirahat.

Setibanya di pondok, dua rekan korban masuk ke dalam untuk beristirahat, sementara HM masih berada di luar pondok guna memperbaiki mesin alkon yang digunakan saat menambang.

Tidak lama kemudian, dua orang tak dikenal datang menghampiri korban dan sempat berjabat tangan dengannya.

Situasi di lokasi awalnya terlihat normal hingga akhirnya kedua rekan korban keluar dari pondok setelah tidak mendengar percakapan lagi.

Saat keluar, keduanya mendapati HM sudah tergeletak dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka sangat parah di bagian leher yang nyaris putus.

Peristiwa tersebut sontak membuat warga dan para penambang di sekitar lokasi panik.

Hingga kini belum diketahui secara pasti identitas pelaku maupun motif pembunuhan tersebut.

Namun, dari informasi yang berkembang di lapangan, aksi pembunuhan itu diduga kuat dilakukan oleh kelompok TPNPB Kodap XVI Yahukimo yang selama ini disebut aktif melakukan gangguan keamanan di wilayah tambang emas Kabupaten Yahukimo.

Modus pelaku yang mendatangi korban secara langsung sebelum melakukan penyerangan diduga menunjukkan aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya.

Pelaku diduga telah mengetahui keberadaan korban serta kondisi di sekitar lokasi tambang.

Aparat keamanan dikabarkan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut guna mengungkap pelaku dan memastikan motif pembunuhan. (ron)