Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Satu Jamaah Haji Asal Mimika Dipastikan Gagal Berangkat ke Tanah Suci, PPIHD Apresiasi Kerja Seluruh Petugas

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com – Satu jamaah haji asal Kabupaten Mimika, Papua Tengah, atas nama Eka Yeni Rahayu dipastikan gagal berangkat menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Keputusan ini diambil akibat kondisi kesehatan calon jemaah haji yang tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan udara menuju Arab Saudi.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika, Muhammad Hilal, didampingi Kasubag TU Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika, Abdul Syakir, menyampaikan keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan jamaah yang dinyatakan tidak layak terbang.

“Jemaah Haji Kabupaten Mimika 1447 H atas nama Eka Yeni Rahayu resmi batal berangkat tahun ini karena kondisi kesehatan tidak memungkinkan untuk layak terbang dan menunaikan ibadah haji,” ujar Hilal dalam keterangannya, Jumat (15/5).

Mengingat kondisi kesehatannya yang belum pulih, saat ini jamaah tersebut telah dirujuk ke Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sementara dengan gagalnya keberangkatan, seluruh dokumen perjalanan, termasuk paspor, visa, dan koper jamaah juga telah ditarik untuk selanjutnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga yang saat ini telah berada di Makassar.

"Keputusan pembatalan keberangkatan tersebut dilakukan demi keselamatan jamaah, mengingat perjalanan ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima," jelasnya.

PPIHD Apresiasi Petugas Haji

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Mimika, Syahrudin Syarkani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang telah bekerja maksimal dalam mendampingi dan melayani jamaah haji Mimika.

“Semoga segala jerih payah, waktu, dan pengorbanan yang diberikan menjadi amal ibadah yang dicatat oleh Allah SWT sebagai pahala yang berlipat ganda,” ungkapnya.

Sebelumnya, jamaah haji asal Mimika tergabung dalam Kloter UPG-29 Embarkasi Makassar bersama jamaah dari sejumlah daerah di Papua.

Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Kloter 29 diberangkatkan menuju Arab Saudi melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada 12 Mei 2026 menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

Kloter UPG-29 membawa total 392 orang yang terdiri dari 386 jamaah dan enam petugas pendamping dari sejumlah daerah di Papua seperti Mimika, Biak, Asmat, Mappi, Kabupaten Jayapura, dan Merauke.

Sebelumnya, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika mencatat sebanyak 120 calon jamaah haji asal Mimika siap diberangkatkan pada musim haji 2026.

Secara umum, Embarkasi Makassar tahun ini melayani 16.750 jamaah haji dari delapan provinsi di kawasan Indonesia Timur yang dibagi dalam 43 kelompok terbang. (mas)