Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Bupati Rettob Dorong Peningkatan SDM Papua Usai Aksi Demo Otsus di Mimika

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com – Bupati Mimika, Johannes Rettob menanggapi aksi penyampaian aspirasi terkait Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang sempat berlangsung saat kunjungan para kepala daerah se-Tanah Papua di Kabupaten Mimika beberapa waktu lalu.

Bupati Rettob menilai, aspirasi yang disampaikan masyarakat merupakan bagian dari perhatian bersama terhadap pembangunan sumber daya manusia (SDM) Orang Asli Papua (OAP), khususnya dalam membuka akses kerja yang lebih luas di berbagai sektor.

Dikatakan, untuk dapat bersaing dan diterima di dunia kerja, setiap pencari kerja perlu memiliki kemampuan dan kompetensi yang memadai.

“Pada prinsipnya setiap perusahaan tentu membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kemampuan, dedikasi, dan integritas. Ini yang harus terus dipersiapkan bersama,” ujar Bupati Rettob kepada awak media.

Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mimika melihat peningkatan kualitas SDM sebagai langkah penting agar generasi muda Papua mampu bersaing, baik di perusahaan swasta, dunia usaha, maupun sektor lainnya.

Karena itu, Pemkab Mimika berkomitmen memperkuat program pelatihan keterampilan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dan berbagai program pengembangan kapasitas masyarakat.

“Kita ingin anak-anak Papua memiliki sertifikat keterampilan dan kemampuan yang bisa menjadi bekal saat melamar pekerjaan. Pemerintah harus hadir menyiapkan itu,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya berorientasi menjadi pegawai negeri ataupun pekerja perusahaan besar, tetapi mulai melihat peluang sebagai pelaku usaha mandiri dan pengusaha lokal.

Menurutnya, sektor usaha dan kewirausahaan memiliki peluang besar untuk berkembang di Mimika, terutama dengan dukungan potensi daerah yang terus bertumbuh.

“Ke depan kita ingin semakin banyak anak-anak Papua yang menjadi pengusaha, kontraktor, maupun pelaku usaha mandiri yang mampu menciptakan lapangan kerja sendiri,” ujarnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat bersama-sama membangun suasana yang kondusif dan saling mendukung demi kemajuan Papua, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM dan kesejahteraan masyarakat. (moa)