Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Kloter UPG-29 Papua Bertolak ke Tanah Suci, Satu Jamaah asal Timika Tertunda Keberangkatannya

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Makassar, fajarpapua.com – Kelompok Terbang (Kloter) UPG-29 asal Papua resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Selasa (12/5).

Kloter 29 Papua ini membawa jamaah calon haji asal Mimika, Biak, Mappi, Kabupaten Jayapura, Asmat, dan Merauke.

Penerbangan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 1129 lepas landas pukul 07.30 WITA dan dijadwalkan tiba di Bandara King Abdul Aziz International, Arab Saudi pada pukul 16.15 WAS.

Total jamaah dan petugas dalam Kloter UPG-29 mencapai 392 orang, terdiri dari 386 jamaah dan 6 petugas pendamping.

Dari jumlah tersebut, jamaah perempuan mendominasi sebanyak 231 orang, sementara jamaah laki-laki berjumlah 161 orang.

Ketua Kloter UPG-29, Mihraeni Karim bersama pembimbing ibadah H. Muhammad Hatta, TKHK dr. Siti Rahmawati Loji, Marjuni Ponidi, PHD-Umum Fauzun Nihaya serta PHD-Kesehatan Usman La Alimuda akan mendampingi seluruh jamaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), mayoritas jamaah berada pada rentang usia 40 hingga 59 tahun.

Jamaah tertua tercatat berusia 90 tahun, sedangkan jamaah termuda berusia 18 tahun.

Selain itu, kondisi kesehatan jamaah menjadi perhatian serius karena sebanyak 342 jamaah masuk kategori risiko tinggi (risti).

Rinciannya, 82 jamaah masuk kategori risiko tinggi berat, 254 jamaah risiko sedang, dan 6 jamaah risiko ringan.

Sementara jamaah yang tidak masuk kategori risiko tinggi sebanyak 50 orang.

Penyakit yang paling banyak diderita jamaah yakni hipertensi dengan jumlah 157 orang, disusul hypercholesterolemia sebanyak 58 orang dan diabetes mellitus tipe 2 sebanyak 30 orang.

Sebanyak 13 jamaah diketahui membawa kursi roda sendiri untuk menunjang mobilitas selama pelaksanaan ibadah haji.

Selain itu, tujuh jamaah lainnya membutuhkan bantuan kursi roda untuk proses evakuasi dan pengawasan khusus.

Dalam laporan keberangkatan, terdapat satu jamaah Kabupaten Mimika atas nama Eka Yeni Rahayu asal rombongan 3 regu 10 yang tertunda keberangkatannya akibat mengalami desaturasi.

Jamaah tersebut saat ini dirujuk ke RS Tajuddin Chalid Makassar untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sementara itu, tidak terdapat laporan jamaah meninggal dunia maupun mutasi masuk pada Kloter UPG-29 Papua.

Selama berada di Makkah, jamaah Kloter UPG-29 akan menempati Hotel Safwat Alsharooq sektor 5.

Sedangkan saat di Madinah, jamaah akan menginap di Hotel Dar Al Eiman Al Haram atau The House of Faith Hotel sektor 1.

PPIH Kloter UPG-29 mengimbau seluruh jamaah agar menjaga kondisi kesehatan, pola istirahat, serta tetap mengikuti arahan petugas demi kelancaran pelaksanaan ibadah haji 2026. (mas)