Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Aparat Gabungan Geledah Lapas Kelas IIB Timika, Sasar HP Ilegal dan Narkotika

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Aparat gabungan dari Polres Mimika, TNI, BNNK Mimika dan petugas Lapas Kelas IIB Timika melaksanakan pengamanan serta penggeledahan terhadap warga binaan di Lapas Kelas IIB Timika, Jumat (8/5).

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka pengikraran dan penguatan pengawasan pemasyarakatan yang bersih dari telepon genggam ilegal, narkotika dan praktik penipuan di Lapas Kelas IIB Timika.

Penggeledahan melibatkan Kepala BNNK Mimika AKP Kordiali, Kasat Samapta Polres Mimika Iptu Fransiskus Tethool, KBO Sat Samapta Polres Mimika Iptu Wilkif S. Rumere, Ka SPKT Regu III Polsek Kuala Kencana Aiptu Bambang Cahyono, Kepala Lapas Kelas IIB Timika Hernowo serta Pelda Safi’i dari Koramil 1710/Mimika.

Selain itu, kegiatan turut melibatkan 8 personel Sat Samapta Polres Mimika, 3 personel Sat Resnarkoba, 7 personel Sat Reskrim, 1 personel Sat Logistik, 5 personel Polsek Kuala Kencana, 2 personel Babinsa Koramil 1710/Mimika, 2 personel Provos, 2 personel Sat Intelkam, 15 personel Lapas Kelas IIB Timika serta 9 personel BNNK Mimika.

Sebelum penggeledahan, seluruh personel mengikuti apel konsolidasi yang dipimpin KBO Sat Samapta Polres Mimika Iptu Wilkif S. Rumere. Setelah itu, personel gabungan bergerak menuju lokasi menggunakan kendaraan dinas dan tiba di lapas sekitar pukul 09.02 WIT.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan apel pengikraran yang dipimpin Kepala Lapas Kelas IIB Timika Hernowo. Dalam amanatnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas lembaga pemasyarakatan serta memberantas penggunaan handphone ilegal, peredaran narkoba dan praktik penipuan yang kerap dikendalikan dari dalam lapas.

“Keberadaan handphone ilegal dan narkoba di dalam lapas menjadi ancaman serius terhadap keamanan dan proses pembinaan warga binaan. Karena itu diperlukan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas,” katanya.

Usai apel, tim gabungan dibagi menjadi tiga kelompok untuk melaksanakan penggeledahan di dalam lapas. (ron)