Jayapura, fajarpapua.com – Aparat gabungan TNI-Polri bergerak cepat melakukan pengamanan pasca kericuhan yang terjadi usai pertandingan sepak bola antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.
Pertandingan yang berlangsung sejak sore hari itu dimenangkan Adhyaksa FC dengan skor tipis 1-0. Gol kemenangan tercipta pada menit ke-46 babak pertama dan bertahan hingga laga usai pada pukul 19.00 WIT.
Namun, tak lama setelah peluit panjang dibunyikan, situasi di dalam stadion mulai memanas.
Sekitar pukul 19.16 WIT, sejumlah suporter dilaporkan turun ke lapangan dan melakukan pengejaran terhadap pemain Adhyaksa FC serta perangkat pertandingan.
Kericuhan kemudian meluas hingga area luar stadion. Massa dilaporkan melakukan aksi perusakan fasilitas umum dan pembakaran kendaraan yang terparkir di sekitar Stadion Lukas Enembe.
Pengamanan dipimpin langsung Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin didampingi Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir bersama para pejabat utama Polda Papua dengan dukungan sekitar 700 personel gabungan pengamanan.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengatakan aparat keamanan langsung melakukan langkah pengendalian massa guna mencegah situasi berkembang semakin luas.
“Personel gabungan langsung melakukan langkah pengamanan dan pengendalian massa guna mencegah situasi berkembang lebih luas. Hingga saat ini situasi di sekitar Stadion Lukas Enembe berangsur aman dan kondusif,” ujar Cahyo.
Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan sementara, kericuhan dipicu tingginya emosi dan kekecewaan sebagian suporter terhadap hasil pertandingan.
Selain itu, kondisi keramaian disebut dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan provokasi hingga memicu aksi anarkis.
Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendataan menyeluruh terkait dampak kericuhan, baik kerugian material maupun kemungkinan adanya korban luka.
Sejumlah fasilitas umum, kios milik warga, serta kendaraan roda dua dan roda empat dilaporkan mengalami kerusakan bahkan dibakar massa saat kericuhan berlangsung.
Polda Papua juga memastikan akan melakukan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi provokasi dan perusakan fasilitas umum selama insiden berlangsung.
Situasi di sekitar Stadion Lukas Enembe mulai berangsur kondusif sekitar pukul 23.45 WIT.
Aparat kemudian melanjutkan apel konsolidasi personel pengamanan pada pukul 00.20 WIT serta meningkatkan patroli guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.(hsb)

