Timika, fajarpapua.com – Aparat kepolisian bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap warga yang menjadi korban luka tembak dalam insiden yang terjadi di wilayah Tembagapura, Kabupaten Mimika.
Sedikitnya enam warga yang mengalami luka-luka berhasil dievakuasi ke rumah sakit di Tembagapura untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini mengatakan, hingga saat ini pihak kepolisian masih fokus melakukan penanganan di lapangan serta mengumpulkan informasi terkait kronologis kejadian secara lengkap dan akurat.
“Untuk kronologis saat ini belum bisa kami sampaikan karena masih dalam penyelidikan dan kami sedang menghimpun informasi yang benar. Saya mengharapkan teman-teman wartawan untuk bersabar,” ungkapnya.
Terkait informasi adanya korban meninggal dunia dalam insiden tersebut, Kapolda menyebut kabar itu masih belum dapat dipastikan karena informasi yang diterima masih simpang siur.
“Informasi adanya korban meninggal dunia itu masih simpang siur, namun ada enam orang korban luka-luka yang berhasil kita evakuasi ke rumah sakit di Tembagapura,” lanjutnya.
Selain mengevakuasi korban luka, personel gabungan dari Brimob Yon B, Satgas Amole, dan Polsek Tembagapura juga berhasil mengevakuasi sekitar 256 warga dari lokasi Kali Kabur menuju Pos Brimob di MP 72.
Ratusan warga tersebut kemudian dipindahkan ke sejumlah lokasi yang dinilai aman guna menghindari potensi gangguan keamanan maupun hal-hal yang tidak diinginkan.
Kapolda menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama aparat keamanan dalam penanganan situasi tersebut.
“Intinya fokus kita saat ini mengevakuasi masyarakat dan saya telah memerintahkan jajaran untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat,” tegasnya. (ron)

