Timika, fajarpapua.com – Warga dan para anak buah kapal (ABK) di kawasan Pelabuhan Perikanan Pomako, Distrik Mimika Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok pria yang mengambang di bawah dermaga pelabuhan, Sabtu (9/5) pagi sekitar pukul 06.00 WIT.
Korban diketahui bernama Rusdi (30), seorang nelayan yang bekerja sebagai ABK KM Rukun Mina Santosa 06.
Korban merupakan warga Jampang, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomako, Frits Nanlohi membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.
Ia mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh rekannya sesama ABK dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
“Benar, korban ditemukan oleh rekannya sesama ABK. Setelah menerima laporan, anggota Polsek langsung melakukan evakuasi bersama Polairud Polres Mimika, Lanal Mimika dan Basarnas Mimika,” ujar Kapolsek saat dikonfirmasi.
Berdasarkan keterangan saksi, pada Jumat (8/5) sekitar pukul 11.00 WIT, korban masih terlihat berada di Dermaga Pelabuhan Perikanan Pomako sambil berbincang bersama rekan-rekannya sesama ABK.
Namun setelah itu korban sudah tidak terlihat lagi.
Keesokan paginya, korban ditemukan terapung di bawah dermaga dalam kondisi meninggal dunia.
Penemuan tersebut langsung mengundang perhatian warga dan para pekerja pelabuhan yang berada di lokasi.
Kapolsek menyebut hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti korban meninggal dunia.
“Awalnya korban masih sempat ngobrol dengan rekan-rekan ABK. Setelah itu pagi tadi ditemukan sudah meninggal mengambang di bawah dermaga. Penyebabnya masih dalam penyelidikan,” jelasnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang. (ron)

