Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Manfaatkan Kelangkaan Gas Elpiji, Warga Timika Jadi Korban Penipuan Berkedok Penjualan Tabung

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca8 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com – Di tengah kelangkaan gas elpiji yang masih dirasakan masyarakat Timika sejak beberapa Minggu terskhir, muncul modus penipuan baru yang memanfaatkan situasi tersebut.

Seorang warga di Timika mengaku menjadi korban setelah mentransfer uang muka (DP) untuk pembelian gas elpiji, namun barang yang dijanjikan tak kunjung diterima.

Korban diketahui merupakan pemilik akun Facebook bernama Noela Madrre mengaku tertipu oleh seseorang yang menggunakan identitas palsu saat menawarkan penjualan gas elpiji secara online.

Dalam aksinya, pelaku memperkenalkan diri sebagai “Rike” dengan nama lengkap Rike Putri Ananda dan mengaku berdomisili di Kuala Kencana.

Namun belakangan, pelaku ternyata diduga seorang lelaki yang diketahui bernama HP alias Hasan.

Transaksi dilakukan melalui komunikasi daring, di mana korban diminta mentransfer sejumlah uang sebagai tanda jadi.

Dalam melakukan aksinya, pelaku menggunakan nomor telepon selular 08137468205 untuk berkomunikasi dengan korban.

Setelah berhasil meyakinkan korban, pelaku kemudian meminta korban mengirimkan uang ke rekening yang diduga milik pelaku di Super Bank Indonesia dengan nomor rekening 000016686933.

Namun setelah dana ditransfer, gas elpiji yang dijanjikan tidak pernah dikirim, dan pelaku sulit dihubungi.

“Sudah transfer DP untuk gas, tapi sampai sekarang tidak ada barangnya. Saya harap ini jadi pelajaran agar masyarakat, khususnya ibu-ibu, lebih berhati-hati,” ungkap korban.

Kasus ini menjadi peringatan agar masyarakat memastikan identitas penjual, memverifikasi nomor rekening, serta menghindari transaksi dengan sistem pembayaran di muka tanpa jaminan yang jelas.

Pihak berwenang juga diharapkan dapat menindaklanjuti kasus ini guna mencegah jatuhnya korban lain di kemudian hari. (mas)