Timika, fajarpapua.com – Sempat kesulitan mencari identitas keluarga, jenazah Andriana Kobogau akhirnya diambil kakak kandung.
Humas RSUD Mimika Luky Mahakena menjelaskan, setelah pemberitaan fajarpapua.com pada Kamis (24/4) pagi, pada Kamis siang pihak keluarga mendatangi RSUD Mimika.
“Setelah adanya pemberitaan, kakak kandung almarhumah mengenali dan langsung berkomunikasi dengan Humas RSUD sekitar pukul 12.00 siang,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada sore harinya sekitar pukul 16.00, suami bersama keluarga besar almarhumah datang ke kamar jenazah RSUD Mimika.
“Setibanya di kamar jenazah, pihak rumah sakit melalui Humas memberikan penjelasan lengkap terkait riwayat medis almarhumah sejak pertama kali masuk di IRD hingga dinyatakan meninggal dunia,” tuturnya.
Menurutnya, pihak keluarga dapat menerima penjelasan tersebut dengan baik dan memahami kondisi yang terjadi.
“Suami dan keluarga menerima jasad almarhumah, selanjutnya jenazah langsung dibawa ke rumah duka pada sore hari itu juga,” bebernya.
Pihak RSUD Mimika menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Andriana Kobogau dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Andriana masuk ke RSUD Mimika pada 15 April 2026 dalam kondisi sakit serius tanpa didampingi keluarga maupun kerabat. Setelah mendapatkan penanganan medis, pasien dinyatakan meninggal dunia pada 16 April 2026.(red)

