Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Genjot PAD 2026, Bapenda Mimika Kebut Distribusi Puluhan Ribu SPPT PBB-P2 hingga Wilayah Pesisir

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca7 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 dengan mempercepat distribusi Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Sebanyak 44.234 lembar SPPT PBB-P2 mulai disalurkan secara bertahap kepada wajib pajak, mencakup wilayah perkotaan hingga kawasan pesisir.

Kepala Bapenda Mimika, Dwi Cholifah mengatakan percepatan distribusi ini merupakan langkah strategis untuk mengejar target penerimaan PBB-P2 tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 89,44 miliar.

“Distribusi SPPT ini menjadi langkah strategis untuk memastikan target penerimaan PBB-P2 dapat tercapai secara optimal tahun ini,” ujarnya, Sabtu (11/4).

Ia menjelaskan, penyaluran SPPT di wilayah pesisir telah lebih dulu dilakukan melalui kepala distrik, yang kemudian diteruskan kepada aparat kampung hingga sampai ke masyarakat.

Sementara itu, Bapenda kini memfokuskan distribusi di wilayah kota dan sekitarnya dengan melibatkan pegawai internal bersama aparat kelurahan dan kampung.

“Untuk wilayah kota, kita libatkan pegawai internal Bapenda bersama aparat kelurahan dan kampung agar proses distribusi bisa lebih cepat dan merata,” jelasnya.

Dwi menargetkan distribusi SPPT di kawasan perkotaan dapat rampung dalam waktu satu bulan.

Namun demikian, apabila masih terdapat wajib pajak yang belum menerima, proses distribusi akan tetap dilanjutkan oleh petugas Bapenda.

Selain percepatan distribusi, Bapenda Mimika juga memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak.

Selain layanan langsung di kantor, pembayaran PBB-P2 kini dapat dilakukan secara daring (online).

Bukti pembayaran selanjutnya dapat dibawa ke Kantor Bapenda untuk mendapatkan cap dan stiker sebagai salah satu syarat mengikuti undian Gebyar Pajak.

Tak hanya itu, Bapenda Mimika juga berencana kembali menghadirkan program pemutihan denda PBB-P2 yang rutin dilaksanakan setiap tahun, biasanya bertepatan dengan perayaan bulan kemerdekaan pada Agustus serta Hari Ulang Tahun Kabupaten Mimika pada Oktober.

“Program ini sebagai bentuk stimulus bagi masyarakat agar semakin sadar dan taat dalam membayar pajak,” tambahnya.

Dari total 44.234 lembar SPPT yang didistribusikan, realisasi penyaluran saat ini telah mencapai sekitar 50 persen.

Sementara dari sisi penerimaan, kontribusi PT Freeport Indonesia dengan target Rp 70,9 miliar telah terealisasi sebesar Rp 48,1 miliar.

Adapun dari sektor masyarakat, dengan target Rp 15 miliar, realisasi penerimaan baru mencapai Rp 1,4 miliar.

Bapenda Mimika optimistis, dengan percepatan distribusi SPPT serta meningkatnya kesadaran wajib pajak, target penerimaan PBB-P2 tahun 2026 dapat tercapai sesuai harapan. (moa)