Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Polisi Beberkan Kronologis Penemuan Mayat di Mile 30 Timika, Diduga Ini Penyebabnya

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com – Polres Mimika membeberkan kronologis penemuan jenazah seorang perempuan berinisial SB di aliran Kali Kabur, Mile 30 Tanggul Barat, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (18/3).

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, menjelaskan bahwa penemuan tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00 WIT oleh seorang pendulang bernama Gerardus Kriwelakubun.

Saat itu, saksi sedang beraktivitas mendulang emas di sekitar lokasi kejadian.

“Saksi melihat sesuatu yang menyerupai rambut manusia di aliran sungai. Setelah diperiksa lebih dekat, ternyata sesosok jenazah dalam posisi tertelungkup dan tersangkut di bawah pohon di sekitar pertigaan aliran Kali Kabur,” ujarnya.

Mengetahui hal tersebut, saksi kemudian meminta bantuan rekan-rekannya untuk mengevakuasi korban ke daratan, sebelum akhirnya melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Berdasarkan hasil identifikasi awal, korban diketahui berinisial SB yang berprofesi sebagai pendulang dan berdomisili di wilayah Mimika.

Dari keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan pada malam sebelumnya, sekitar pukul 22.00 WIT, sempat meninggalkan camp pendulang dengan membawa parang dan senter.

“Pihak keluarga telah melakukan pencarian sejak malam hari hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.

Setelah menerima laporan, personel Polsek Kuala Kencana yang dipimpin Kapolsek AKP Djemi Reinhard bersama Kanit Reskrim Ipda Y. Tansa Kristiyono dan Tim Inafis Polres Mimika langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta identifikasi.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans RSUD Mimika ke ruang jenazah untuk penanganan lebih lanjut.

“Dugaan sementara, korban mengalami kecelakaan dengan terjatuh ke aliran sungai dan hanyut dari wilayah Mile 37 Tanggul Timur hingga ditemukan di Mile 30 Tanggul Barat,” ungkapnya.

Selama proses evakuasi dan penanganan di TKP berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.

Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk visum jenazah untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Polres Mimika juga mengimbau masyarakat, khususnya para pendulang di wilayah aliran sungai, agar selalu berhati-hati saat beraktivitas serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan hal-hal mencurigakan. (ron)