Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Distrik Mimika Timur Rencana Bebaskan 20 Hektare Lahan untuk TPU di Kampung Kaugapu

image
imageFoto / MIMIKA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com – Pemerintah Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memprioritaskan pembebasan lahan seluas 20 hektare untuk pembangunan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kampung Kaugapu pada tahun 2026.

Kepala Distrik Mimika Timur, Bakri Athoriq, mengatakan saat ini pemerintah distrik masih melakukan proses negosiasi dengan pemilik hak ulayat terkait nilai ganti rugi lahan yang direncanakan mencapai sekitar Rp 30 miliar.

“Kami sudah melakukan pembicaraan dengan pemilik hak ulayat dan mereka mengajukan nilai ganti rugi sekitar Rp 30 miliar,” kata Bakri.

Menurutnya, keberadaan TPU tersebut sangat penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah Mimika Timur, sekaligus memberikan pelayanan pemakaman yang lebih terorganisir dan tidak membebani keluarga yang berduka.

Ia menjelaskan, jika pembebasan lahan sudah selesai, pengelolaan TPU akan dilakukan secara lebih modern oleh pemerintah distrik.

Di lokasi tersebut nantinya akan disiapkan petugas pemakaman yang bertugas membantu proses penggalian kubur secara gratis bagi masyarakat.

“Di TPU ini nanti akan ada petugas pemakaman sehingga keluarga duka tidak lagi dibebankan biaya penggalian kubur. Selain itu, proses pengurusan administrasi seperti akta kematian juga akan dipusatkan di lokasi yang sama,” ujarnya.

Selain pengadaan lahan TPU, Pemerintah Distrik Mimika Timur juga menetapkan pembangunan infrastruktur kampung sebagai program prioritas pada Tahun 2026.

Salah satu program yang direncanakan adalah pengecoran jalan lingkungan di sejumlah kampung di wilayah distrik tersebut.

Bakri mengatakan pembangunan jalan lingkungan sangat penting untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan tertata.

“Dengan adanya jalan lingkungan yang baik, akses warga menuju sekolah, pasar, maupun fasilitas umum lainnya menjadi lebih mudah, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah distrik juga akan mendorong pelebaran jalan poros serta melaksanakan program penanganan stunting sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Mimika Timur. (red)