Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Honorer Gelar Aksi Demo di BKD Mimika, Diduga Demi Lulus Tes, Banyak SK Amor Dimanipulasi untuk Suku Tertentu

Para honorer menggelar aksi di Kantor BKD Mimika, SP 5
Para honorer menggelar aksi di Kantor BKD Mimika, SP 5Foto / MIMIKA
Redaksi1 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Massa aksi yang merupakan solidaritas honorer Amungme dan Kamoro (Amor) melakukan aksi demonstrasi di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mimika Jalan Poros SP5 pada Kamis (30/6).

Dalam aksi tersebut, para honorer yang tidak lokos seleksi menyampaikan beberapa point tuntutan diantaranya, menolak test untuk mereka yang cacat aturan, melakukan verifikasi ulang data honorer K2, menghapus nama-nama siluman, serta memprioritaskan honorer yang sudah bekerja lebih dari 10 tahun.

Pada aksi itu, Koordinator Solidaritas Honorer Kevin Christo Nanlohy menuntut menghadirkan Hermina Imbiri selaku kepala BKD lama namun yang bersangkutan tidak hadir.

Para pendemo kemudian dijanjikan bertemu dengan Ananias Faot selaku Kepala BKD yang baru.

Namun setelah menunggu hingga pukul 14.00 WIT, mereka mendapat informasi dari Kapolsek Kuala Kencana bahwa Ananias Faot tidak bisa hadir karena sedang sibuk.

Dalam orasinya, para honorer tampak sangat marah karena banyak peserta lulusan dari suku Toraja yang menggunakan SK honorer atas nama Amungme Kamoro.

"Kenapa begini, keterlaluan sampai memanipulasi menggunakan SK Amungme Kamoro untuk kepentingan mereka sendiri," tukasnya.(isa)